TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Duet Ari-Samuel Menang Lomba Matematika
Tribunnews.com - Minggu, 23 Mei 2010 16:55 WIB

Tribunnews.com/Andri Malau
Pemenang lomba matematika
Mendebarkan. Kata ini yang dapat mewakili suasan grand final lomba Matematika, The 3rd BBC Olympic 2010, Math Competition se- Jabodetabek yang digelar, Minggu (23/5/2010), di gedung Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Pertiwi, Jakarta. SMP Katolik Marsudirini, Bekasi, Jawa Barat, akhirnya tampil sebagai juara.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Andri Malau
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mendebarkan. Kata ini yang dapat mewakili suasan grand final lomba Matematika, The 3rd BBC Olympic 2010, Math Competition se- Jabodetabek yang digelar, Minggu (23/5/2010), di gedung Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Pertiwi, Jakarta. SMP Katolik Marsudirini, Bekasi, Jawa Barat, akhirnya tampil sebagai juara.
Luapan kebanggan sangat jelas terlihat dari wajah Ari Wibisana dan Samuel Dwima, satu-satunya peserta yang tampil berdua dalam even ini. Peserta dari sekolah yang datang dari Jakarta, Bekasi, Karawang, Bogor dan Tanggerang menurunkan 3 siswanya sebagai the dream team.
"Senang. Apa yang lebih percaya diri dan kalau berdua pembagiannya lebih mudah. Pas cepat tepat lebih cepat. Tapi waktu tertulisnya lebih susah karena tenaga kami hanya berdua," ungkap mereka bahagia sambil memanggu piala kemenangan.
Rasa grogi dan ketakutan juga mereka akui, sempat menghantui diri mereka. "Ada grogi dan takut salah dan point kita dikurangi. Dan pas babak terakhir sempat takut karena ngak jawab-jawab. Udah ngak kepikir lagi bisa juara," ungkap siswa SMP Katolik Marsudirini ini.
Seperti diungkapkan mereka, tidak ada persiapan khusus yang dilakukan, baik secara pribadi maupun di sekolah."Persiapannya mempelajari buku panduan yang diberikan dari guru aja," tambah Ari Wibisana dan Samuel Dwima.
Siswa kelas 8 dan 7 SMP yang baru pertama kali berduet dan langsung menjadi juara ini memang sudah mencintai matematika dalam diri mereka. Ari Wibisana mengatakan, sehari-harinya dirinya sudah senang dengan pelajaran matematika. "Saya ingin meraih medali di OSN," cita-citanya.
Samuel Dwima pun ternyata sejak duduk di bangku SD sudah menjadi langganan lomba matematika. Satu yang menyatukan mereka sampai bisa menjadi juara matematika, yaitu menjadikan mata pelajaran ini menjadi sesuatu yang menarik dan berusaha mengembangkannya.
"Orang bilang matematika itu rumusnya sulit. Sebenarnya rumus-rumusnya mudah dimengerti hanya angka-angkanya saja yang membingungkan. Kita buat rumus sendiri, misalnya temukan cara sendiri mencari rumus yang lebih mudah dan hasilnya tetap sama," ucap Samuel memberi tips. (*)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mendebarkan. Kata ini yang dapat mewakili suasan grand final lomba Matematika, The 3rd BBC Olympic 2010, Math Competition se- Jabodetabek yang digelar, Minggu (23/5/2010), di gedung Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Pertiwi, Jakarta. SMP Katolik Marsudirini, Bekasi, Jawa Barat, akhirnya tampil sebagai juara.
Luapan kebanggan sangat jelas terlihat dari wajah Ari Wibisana dan Samuel Dwima, satu-satunya peserta yang tampil berdua dalam even ini. Peserta dari sekolah yang datang dari Jakarta, Bekasi, Karawang, Bogor dan Tanggerang menurunkan 3 siswanya sebagai the dream team.
"Senang. Apa yang lebih percaya diri dan kalau berdua pembagiannya lebih mudah. Pas cepat tepat lebih cepat. Tapi waktu tertulisnya lebih susah karena tenaga kami hanya berdua," ungkap mereka bahagia sambil memanggu piala kemenangan.
Rasa grogi dan ketakutan juga mereka akui, sempat menghantui diri mereka. "Ada grogi dan takut salah dan point kita dikurangi. Dan pas babak terakhir sempat takut karena ngak jawab-jawab. Udah ngak kepikir lagi bisa juara," ungkap siswa SMP Katolik Marsudirini ini.
Seperti diungkapkan mereka, tidak ada persiapan khusus yang dilakukan, baik secara pribadi maupun di sekolah."Persiapannya mempelajari buku panduan yang diberikan dari guru aja," tambah Ari Wibisana dan Samuel Dwima.
Siswa kelas 8 dan 7 SMP yang baru pertama kali berduet dan langsung menjadi juara ini memang sudah mencintai matematika dalam diri mereka. Ari Wibisana mengatakan, sehari-harinya dirinya sudah senang dengan pelajaran matematika. "Saya ingin meraih medali di OSN," cita-citanya.
Samuel Dwima pun ternyata sejak duduk di bangku SD sudah menjadi langganan lomba matematika. Satu yang menyatukan mereka sampai bisa menjadi juara matematika, yaitu menjadikan mata pelajaran ini menjadi sesuatu yang menarik dan berusaha mengembangkannya.
"Orang bilang matematika itu rumusnya sulit. Sebenarnya rumus-rumusnya mudah dimengerti hanya angka-angkanya saja yang membingungkan. Kita buat rumus sendiri, misalnya temukan cara sendiri mencari rumus yang lebih mudah dan hasilnya tetap sama," ucap Samuel memberi tips. (*)
Editor: Harismanto
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
BERITA TERKINI
- Abrasi Mengancam Pantai Matras
- 18 Jam Aliran Listrik di Tamankota II Bermasalah
- Pelita Jaya Vs Persib: Kombinasi Timnas Vs Naturalisasi
- SBY Hadiri Dzikir Akbar di Monas
- Seorang Wanita Gugat Pemilik Kapal Costa Concordia
- Lelaki Bercelurit Rampok Penyadap Karet
- Lamborghini Pancal Ini Berharga Rp 21,8 Juta
- Percantik Diri dengan Totok Wajah
- Ribuan Jamaah Dzikir Akbar di Silang Monas
- Pesta Kuliner Betawi, Belanja Tanpa Uang Asli
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
