TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Siswa SD Dharma Putra Adven Sabet Juara Matematika
Tribunnews.com - Minggu, 23 Mei 2010 15:01 WIB
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Andri Malau
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rasa gembira luar biasa tergambar jelas di tiga wajah belia siswa Sekolah Dasar (SD) Dharma Putra Adven Kalimalang Bekasi, saat mereka menjadi pemenang lomba Matematika se-Jabodetabek yang digelar, Minggu (23/5/2010), di gedung Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Pertiwi, Jakarta.
Adalah Primanta Holand Bangun, Yosia Ivander Nurhan, dan Patrick Lambok Hasibuan siswa kelas 5 SD Dharma Putra Adven, melahap semua pertanyaan panitia.
Decak kagum penonton kepada ketiga siswa ini pun mengalir. "Mereka luar biasa, Pak, soal belum selesai dibaca, mereka bisa jawab dengan benar," ungkap ibu Sitorus kepada Tribunnews.com.
Dari 101 regu yang bertanding dalam event yang memperingati Hardiknas (2 Mei), Hari Anak Nasional, Hari Kebangkitan Nasional, dan Ulang Tahun Build Better Communication- English Training Specialis(BBC-ETS) ke 30,
Ketiga siswa ini mencatatkan diri sebagai yang terbaik di antara para siswa lainnya.
Ketika ditanya apa persiapan mereka untuk menghadapi lomba Matematika ini? Ketiga siswa SD ini mengungkapkan, jauh-jauh hari sebelumnya mereka sudah mempersiapkan segala sesuatunya menjelang lomba berlangsung.
"Ada persiapannya. Tiap hari kita belajar Matematika ketika jam belajar. Kecuali kalau ada ulangan sekolah," ungkap mereka serempak.
Menurut mereka, kesulitan yang dihadapi dalam lomba Matematika ini pada soal-soal pengertian. "Soal-soal pengertian, cerita tuh, Mas, yang nyulitin kita tadi," jelas Patrick.
Mengenai soal yang ditanyakan panitia kepada mereka, ketiga siswa SD ini mengaku semua soal sudah pernah dipelajari di bangku sekolah. "Semua udah pernah dipelajari," ujar 3 siswa SD Dharma Putra Adven ini.
Dengan jujur, mereka juga mengaku dalam peresiapan kadang-kadang juga malas untuk belajar bahan-bahan yanh diberikan guru pembimbing. "Kadng-kadang malas, Mas, waktu persiapan di sekolah," pungkasnya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rasa gembira luar biasa tergambar jelas di tiga wajah belia siswa Sekolah Dasar (SD) Dharma Putra Adven Kalimalang Bekasi, saat mereka menjadi pemenang lomba Matematika se-Jabodetabek yang digelar, Minggu (23/5/2010), di gedung Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Pertiwi, Jakarta.
Adalah Primanta Holand Bangun, Yosia Ivander Nurhan, dan Patrick Lambok Hasibuan siswa kelas 5 SD Dharma Putra Adven, melahap semua pertanyaan panitia.
Decak kagum penonton kepada ketiga siswa ini pun mengalir. "Mereka luar biasa, Pak, soal belum selesai dibaca, mereka bisa jawab dengan benar," ungkap ibu Sitorus kepada Tribunnews.com.
Dari 101 regu yang bertanding dalam event yang memperingati Hardiknas (2 Mei), Hari Anak Nasional, Hari Kebangkitan Nasional, dan Ulang Tahun Build Better Communication- English Training Specialis(BBC-ETS) ke 30,
Ketiga siswa ini mencatatkan diri sebagai yang terbaik di antara para siswa lainnya.
Ketika ditanya apa persiapan mereka untuk menghadapi lomba Matematika ini? Ketiga siswa SD ini mengungkapkan, jauh-jauh hari sebelumnya mereka sudah mempersiapkan segala sesuatunya menjelang lomba berlangsung.
"Ada persiapannya. Tiap hari kita belajar Matematika ketika jam belajar. Kecuali kalau ada ulangan sekolah," ungkap mereka serempak.
Menurut mereka, kesulitan yang dihadapi dalam lomba Matematika ini pada soal-soal pengertian. "Soal-soal pengertian, cerita tuh, Mas, yang nyulitin kita tadi," jelas Patrick.
Mengenai soal yang ditanyakan panitia kepada mereka, ketiga siswa SD ini mengaku semua soal sudah pernah dipelajari di bangku sekolah. "Semua udah pernah dipelajari," ujar 3 siswa SD Dharma Putra Adven ini.
Dengan jujur, mereka juga mengaku dalam peresiapan kadang-kadang juga malas untuk belajar bahan-bahan yanh diberikan guru pembimbing. "Kadng-kadang malas, Mas, waktu persiapan di sekolah," pungkasnya.
Penulis: Srihandriatmo Malau | Editor: Anwar Sadat Guna
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
BERITA TERKINI
- Abrasi Mengancam Pantai Matras
- 18 Jam Aliran Listrik di Tamankota II Bermasalah
- Pelita Jaya Vs Persib: Kombinasi Timnas Vs Naturalisasi
- SBY Hadiri Dzikir Akbar di Monas
- Seorang Wanita Gugat Pemilik Kapal Costa Concordia
- Lelaki Bercelurit Rampok Penyadap Karet
- Lamborghini Pancal Ini Berharga Rp 21,8 Juta
- Percantik Diri dengan Totok Wajah
- Ribuan Jamaah Dzikir Akbar di Silang Monas
- Pesta Kuliner Betawi, Belanja Tanpa Uang Asli
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
