TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Rekening Gendut Petinggi Polri Turunkan Semangat Polisi Junior
Tribunnews.com - Kamis, 1 Juli 2010 21:01 WIB

tribunnews.com/bian harnansa
Seorang sedang membaca majalah tempo edisi, 18/39, Senin (28/6/2010).
Berita Lainnya
Laporan wartawan Tribunnews.com, Acoz
TRIBUNNEWS.CM, JAKARTA - Rekening gendut yang belakangan muncul di permukaan, ternyata bukan hal baru bagi para petinggi Polri. Secara tidak langsung besarnya isi rekening pejabat Polri menurunkan semangat pengabdian polisi sebagai abdi negara.
Ini disampaikan pengamat kepolisian, sekaligus dosen Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Bambang Widodo Umar. Namun, Bambang merasa tercengang, karena nominal isi rekening pejabat Polri saat ini sangat besar.
"Dulu sih ada. Tapi, enggak seperti sekarang-sekarang ini. Sekarang agak lebih vulgar. Ini yang bisa memberikan pengaruh di lingkungan polisi itu sendiri, karena tidak semua polisi seperti mereka-mereka itu. Dan itu bisa menurunkan semangat pengabdian. Di sisi lain bisa diikuti junior-juniornya, " kata Bambang, seusai menemui pimpinan KPK, Jakarta, Kamis (1/7/2010).
Perbedaan pendapatan dengan junior yang sangat jomplang menimbulkan kecemburuan di internal kepolisian. Bambang khawatir, junior-junior kepolisian mengikuti jejak seniornya untuk mengumpulkan pundi-pundi kekayaan dengan cara pintas. "Kecemburuan itu tentu ada. Karena dia (junior) tidak dapat yang seperti itu,' ujarnya.
Dengan gaji polisi saat ini, seharusnya korps Bhayangkara merasa bersyukur. "Dibanding militer, polisi lebih besar," ujarnya.
TRIBUNNEWS.CM, JAKARTA - Rekening gendut yang belakangan muncul di permukaan, ternyata bukan hal baru bagi para petinggi Polri. Secara tidak langsung besarnya isi rekening pejabat Polri menurunkan semangat pengabdian polisi sebagai abdi negara.
Ini disampaikan pengamat kepolisian, sekaligus dosen Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Bambang Widodo Umar. Namun, Bambang merasa tercengang, karena nominal isi rekening pejabat Polri saat ini sangat besar.
"Dulu sih ada. Tapi, enggak seperti sekarang-sekarang ini. Sekarang agak lebih vulgar. Ini yang bisa memberikan pengaruh di lingkungan polisi itu sendiri, karena tidak semua polisi seperti mereka-mereka itu. Dan itu bisa menurunkan semangat pengabdian. Di sisi lain bisa diikuti junior-juniornya, " kata Bambang, seusai menemui pimpinan KPK, Jakarta, Kamis (1/7/2010).
Perbedaan pendapatan dengan junior yang sangat jomplang menimbulkan kecemburuan di internal kepolisian. Bambang khawatir, junior-junior kepolisian mengikuti jejak seniornya untuk mengumpulkan pundi-pundi kekayaan dengan cara pintas. "Kecemburuan itu tentu ada. Karena dia (junior) tidak dapat yang seperti itu,' ujarnya.
Dengan gaji polisi saat ini, seharusnya korps Bhayangkara merasa bersyukur. "Dibanding militer, polisi lebih besar," ujarnya.
Editor: Anita K Wardhani
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan

