Minggu, 5 Februari 2012
Tribunnews.com

Pengeroyokan Dilakukan untuk Mencemarkan Nama Baik Polri

Tribunnews.com - Kamis, 8 Juli 2010 16:53 WIB
Share
Email
Print
  + Text 
Pengeroyokan Dilakukan untuk Mencemarkan Nama Baik Polri
Tribunnews.com/Iwantaunuzi
Aktivis ICW Tama S Langkun, saat dirawat di RS Asri Duren Tiga Jakarta, Kamis (8/7/2010).
"Dia memanfaatkan momen, situasi dan kemungkinan seperti itu sangat besar,"
Kombes Pol Boy Rafli Amar
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol Boy Rafli Amar mengutarakan besar kemungkinan peristiwa pengeroyokan terhadap aktivis ICW, Tama S Langkun dilakukan oleh pihak-pihak yang ingin mencemarkan nama baik Polri.

"Sangat dimungkinkan," ujarnya di kawasan pegudangan Kosambi, Tanggerang, Kamis (08/07/2010).

Terkait dugaan bahwa pelaku adalah anggota kepolisian. Boy dengan tegas membantahnya. Menurutnya kejadian ini seperti banyak kasus pemerasan di jalanan yang menggunakan kostum polisi.

"Dia memanfaatkan momen, situasi dan kemungkinan seperti itu sangat besar," katanya.

Ketika ditanyakan apakah peristiwa ini terkait dengan aktivitas korban yang melaporkan "Rekening Gendut Pati" kepada Satgas Anti Mafia Hukum?

"Menurut keyakinan saya, tidak ada kaitannya dengan itu (laporan ICW)," tukasnya.

Penulis: Ferdinand Waskita  |  Editor: Johnson Simanjuntak
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup