TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Polisi Kesulitan Mencari Pelaku Pemukulan Tama
Tribunnews.com - Senin, 12 Juli 2010 20:58 WIB

Adi Suhendi/Tribunnews.com
Tama S Langkun
Berita Terkait: Penganiayaan Aktivis ICW
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fajar Pratama
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak kepolisian kesulitan mencari pihak yang mengeroyok salah seorang anggota Indonesia Corruption Watch (ICW), Tama S Langkun. Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Marwoto Soeto mengatakan, susahnya mencari pelaku pemukulan tersebut karena Tama belum bisa memberikan keterangan.
"Kita sekarang hanya menunggu keterangan dari Tama. Karena pemukulan kayak itu pasti di tempat sepi dan gelap. Waktu itu kejadiannya kan pagi. Belum tentu satu orang yang mukul, bisa aja ada beberapa orang," ujar Marwoto, ketika ditemui Tribunnews di kantornya, Senin (12/7/201).
Menurut Marwoto, pihak kepolisian masih mengejar pengendara mobil Avanza. Kesulitan pihak kepolisian kali ini terkait plat nomor yang belum teridentifikasi.
"Mudah-mudahan plat nomor mobilnya nggak diganti. Kalau di luar negeri, orang yang dicari biasanya plat nomor mobil dipotong. Beda dengan plat nomor mobil di sini, kita biasanya langsung ngebuang, ada juga yang dipajang di pagar," jelas Marwoto.(*)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak kepolisian kesulitan mencari pihak yang mengeroyok salah seorang anggota Indonesia Corruption Watch (ICW), Tama S Langkun. Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Marwoto Soeto mengatakan, susahnya mencari pelaku pemukulan tersebut karena Tama belum bisa memberikan keterangan.
"Kita sekarang hanya menunggu keterangan dari Tama. Karena pemukulan kayak itu pasti di tempat sepi dan gelap. Waktu itu kejadiannya kan pagi. Belum tentu satu orang yang mukul, bisa aja ada beberapa orang," ujar Marwoto, ketika ditemui Tribunnews di kantornya, Senin (12/7/201).
Menurut Marwoto, pihak kepolisian masih mengejar pengendara mobil Avanza. Kesulitan pihak kepolisian kali ini terkait plat nomor yang belum teridentifikasi.
"Mudah-mudahan plat nomor mobilnya nggak diganti. Kalau di luar negeri, orang yang dicari biasanya plat nomor mobil dipotong. Beda dengan plat nomor mobil di sini, kita biasanya langsung ngebuang, ada juga yang dipajang di pagar," jelas Marwoto.(*)
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama | Editor: Juang Naibaho
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
BERITA TERKINI
- Anak-anak Angie Risau dan Kebingungan
- Warga Tanralili Rayakan Maulid Bersama Bupati
- Dzikir Akbar Usai Sebagian Jalan di Jakpus Macet
- 17 Universitas di Sulawesi Terancam Jadi Sekolah Tinggi
- Bangunan Medali Beijing Sebabkan kekhawatiran di Cina
- Dua Pemain Anyar Juve Langsung Masuk Skuad Hadapi…
- Anggota Armed Boyong Hadiah Utama Jalan Santai
- Ini Kekayaan Angelina Sondakh
- Sempat Ditutup, Bandara Supadio Kembali Beroperasi
- Ke Makam Ayahnya, Aliyah Massaid Tak Ditemani Angie
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
