TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Istri Almarhum Tenang Tunggui Proses Otopsi
Tribunnews.com - Senin, 26 Juli 2010 17:45 WIB

TRIBUNKALTIM
Isnainijah, Istri almarhum wartawan Kompas yang juga Kepala Biro Kompas wilayah Kalimantan, Muhammad Syaifullah, saat melihat jenazah suaminya, Senin (26/7/2010).
Berita Terkait: Wartawan Kompas Meninggal
Laporan wartawan Tribun Kaltim, Amalia Husnul A'rofiati
TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN - Proses otopsi wartawan Kompas sekaligus Kepala Biro Kalimantan Muhammad Syaifullah masih belum selesai dilakukan hingga pukul 18.15 Wita, Senin (26/7/2010).
Istri almarhum, Isnainijah dan kedua putrinya, Nadhila Amajida dan Najmi Izzah Sabrina masih menunggu di ruangan Kaur Kesamapta RS Bhayangkara. Isna selalu berada di ruangan. Ia hanya keluar ruangan, saat akan menunaikan salat. Isnainijah tampak tenang.
Hanya kedua anaknya, Naja dan Dila yang keluar ruangan. Keduanya berjalan-jalan di halaman rumah sakit. Mereka juga melihat pemandangan pantai di belakang rumah sakit.
Indah, Sirkulasi Kompas di Banjarmasin yang turut mengantarkan keluarga almarhum mengatakan anak-anaknya tadi memang sempat menangis. "Tapi di perjalanan sudah mulai tenang karena ibunya juga tenang," katanya.
TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN - Proses otopsi wartawan Kompas sekaligus Kepala Biro Kalimantan Muhammad Syaifullah masih belum selesai dilakukan hingga pukul 18.15 Wita, Senin (26/7/2010).
Istri almarhum, Isnainijah dan kedua putrinya, Nadhila Amajida dan Najmi Izzah Sabrina masih menunggu di ruangan Kaur Kesamapta RS Bhayangkara. Isna selalu berada di ruangan. Ia hanya keluar ruangan, saat akan menunaikan salat. Isnainijah tampak tenang.
Hanya kedua anaknya, Naja dan Dila yang keluar ruangan. Keduanya berjalan-jalan di halaman rumah sakit. Mereka juga melihat pemandangan pantai di belakang rumah sakit.
Indah, Sirkulasi Kompas di Banjarmasin yang turut mengantarkan keluarga almarhum mengatakan anak-anaknya tadi memang sempat menangis. "Tapi di perjalanan sudah mulai tenang karena ibunya juga tenang," katanya.
Editor: Prawira Maulana | Sumber: Tribun Kaltim
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Regional Terbaru
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan

