TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Mantan Menteri Beri Semangat Istri Syaiful
Tribunnews.com - Senin, 26 Juli 2010 19:57 WIB

TRIBUNKALTIM
Isnainijah, Istri almarhum wartawan Kompas yang juga Kepala Biro Kompas wilayah Kalimantan, Muhammad Syaifullah, saat melihat jenazah suaminya, Senin (26/7/2010).
Berita Terkait: Wartawan Kompas Meninggal
TRIBUNNEWS.COM - Meninggalnya wartawan Kompas M Syaifullah begitu mengejutkan bagi keluarganya. Meski demikian, mereka berusaha tegar dan memberi semangat pada Isnainijah istri Iful.
Mantan Menteri Sektretariat Negara di zaman Gus Dur, Djohan Effendi misalkan. Paman dari Kepala Biro Kompas di Kalimantan ini kepada istri keponakannya.
"Isna, jangan menangis! Kuatkan hatimu. Banggalah bahwa Ivol telah berbuat melalui tulisan dan pekerjaannya untuk masyarakat banyak. Jagalah Dilla dan Niza. Paman."
Demikian tulisan Djohan di Facebook M Syaifullah. Tulisan itu tentunya untuk istri Iful yang sampai malam ini masih menunggui proses otopsi almarhum di Balikpapan.
M Syaifullah (43) alias Iful ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mencurigakan. Saat ditemukan dia ada di depan TV kondisi off, mengenakan sarung dan di dekatnya ada remot kontrol.
Ayah dua anak ini tinggal di rumah dinasnya di Balikpapan, sejak Sabtu Isnainijah istrinya di Banjarmasin sudah kehilangan kontak dan teleponnya tak bisa dihubungi. Tatkala ditemukan, jenazahnya dalam keadaan lebam dan mengeluarkan busa serta ada sedikit bekas darah di mulutnya.
Mantan Menteri Sektretariat Negara di zaman Gus Dur, Djohan Effendi misalkan. Paman dari Kepala Biro Kompas di Kalimantan ini kepada istri keponakannya.
"Isna, jangan menangis! Kuatkan hatimu. Banggalah bahwa Ivol telah berbuat melalui tulisan dan pekerjaannya untuk masyarakat banyak. Jagalah Dilla dan Niza. Paman."
Demikian tulisan Djohan di Facebook M Syaifullah. Tulisan itu tentunya untuk istri Iful yang sampai malam ini masih menunggui proses otopsi almarhum di Balikpapan.
M Syaifullah (43) alias Iful ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mencurigakan. Saat ditemukan dia ada di depan TV kondisi off, mengenakan sarung dan di dekatnya ada remot kontrol.
Ayah dua anak ini tinggal di rumah dinasnya di Balikpapan, sejak Sabtu Isnainijah istrinya di Banjarmasin sudah kehilangan kontak dan teleponnya tak bisa dihubungi. Tatkala ditemukan, jenazahnya dalam keadaan lebam dan mengeluarkan busa serta ada sedikit bekas darah di mulutnya.
Penulis: Anita K Wardhani |
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan

