TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Malam Ini Doa Tahlilan ke-7 Almarhum Iful
Tribunnews.com - Jumat, 30 Juli 2010 20:48 WIB

BANJARMASIN POST GROUP/YUSRAN PARE
Jenazah M Syaifullah, wartawan Kompas, saat tiba di rumah duka di Timpang Talu Kota Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (27/7/2010) pagi
Berita Terkait: Wartawan Kompas Meninggal
TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN -- Malam ini, Jumat (30/7/2010) telah diadakan doa tahlilan malam ke-7 mendiang Muhammad Syaifullah, wartawan Kompas yang meninggal, Sabtu malam pekan lalu.
Tahlilan berlangsung di kediaman Syaifullah di Kompleks Pesona Modern Blok C No 1, Banjar, Kalimantan Selatan dengan dihadiri, kerabat, masyarakat sekitar dan handai tolan.
Syaifullah bergabung ke Kompas sejak tahun 1999. Dia adalah anak tertua dari pasangan H Sabran dan Hj Mahrita. Kedua adiknya, Noor Aida (37) yang psikiater RSCM Jakarta dan Gajali Rahman (26), lulusan arsitek Unlam Banjarbaru.
Dia meninggalkan satu istri dan dua anak. Syaifullah atau FUL dikenal sebagai wartawan yang bersemangat, rajin, dan peduli pada lingkungan. Banyak tulisannya yang berisi keprihatinan tentang kerusakan alam di Kalimantan.
Selama menjadi wartawan Kompas, Syaifullah banyak bertugas di wilayah Kalimantan, mulai dari Samarinda, kemudian ke Pontianak, Banjarmasin, lalu menjadi Kepala Biro wilayah Kalimantan dan tinggal di Balikpapan. Syaifullah merupakan kelahiran Hulu Sungai Selatan, Kalsel, itu merupakan lulusan Universitas Sebelas Maret (UNS). (*)
Tahlilan berlangsung di kediaman Syaifullah di Kompleks Pesona Modern Blok C No 1, Banjar, Kalimantan Selatan dengan dihadiri, kerabat, masyarakat sekitar dan handai tolan.
Syaifullah bergabung ke Kompas sejak tahun 1999. Dia adalah anak tertua dari pasangan H Sabran dan Hj Mahrita. Kedua adiknya, Noor Aida (37) yang psikiater RSCM Jakarta dan Gajali Rahman (26), lulusan arsitek Unlam Banjarbaru.
Dia meninggalkan satu istri dan dua anak. Syaifullah atau FUL dikenal sebagai wartawan yang bersemangat, rajin, dan peduli pada lingkungan. Banyak tulisannya yang berisi keprihatinan tentang kerusakan alam di Kalimantan.
Selama menjadi wartawan Kompas, Syaifullah banyak bertugas di wilayah Kalimantan, mulai dari Samarinda, kemudian ke Pontianak, Banjarmasin, lalu menjadi Kepala Biro wilayah Kalimantan dan tinggal di Balikpapan. Syaifullah merupakan kelahiran Hulu Sungai Selatan, Kalsel, itu merupakan lulusan Universitas Sebelas Maret (UNS). (*)
Editor: Tjatur Wisanggeni
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
BERITA TERKINI
- Ritual Terakhir Julia Perez Agar Menjadi Titisan Suzana
- Presiden Lee Kunjungi Negara Timur Tengah
- Pemerintah akan Dirikan 4 Institut Seni dan Budaya…
- Abrasi Mengancam Pantai Matras
- 18 Jam Aliran Listrik di Tamankota II Bermasalah
- Pelita Jaya Vs Persib: Kombinasi Timnas Vs Naturalisasi
- SBY Hadiri Dzikir Akbar di Monas
- Seorang Wanita Gugat Pemilik Kapal Costa Concordia
- Lelaki Bercelurit Rampok Penyadap Karet
- Lamborghini Pancal Ini Berharga Rp 21,8 Juta
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
