Minggu, 5 Februari 2012
Tribunnews.com

Marwan Diminta Periksa Dulu Faried terus Baru Menyimpulkan

Tribunnews.com - Jumat, 30 Juli 2010 22:18 WIB
Share
Email
Print
  + Text 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Partai Bulan Bintang mempertanyakan sikap Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (JAM Was) Marwan Effendy yang mengatakan tidak perlu lagi memeriksa mantan bawahannya di Pidana Khusus Faried Haryanto lantaran sudah benar. Seharusnya Marwan jangan dulu menyimpulkan sebelum memeriksa Faried.

"Mana mungkin Jamwas secara apriori menyimpulkan Faried tidak melakukan kesalahan kalau tidak pernah memeriksa yang bersangkutan. Periksa dulu baru kesimpulan," demikian ujar Sekretaris Jenderal PBB B.M. Wibowo dalam pesan pendeknya kepada Tribunnews.com, Jumat (30/7/2010).

Wibowo menjelaskan, pelaporan PBB terhadap jaksa Faried ke jajaran pengawasan Kejaksaan Agung karena perbuatannya yang mengumbar sikap kebencian dan permusuhan terhadap PBB. Apalagi Faried pernah mengatakan kepada Yusril untuk mengakui bersalah dalam perkara Sisminbakum (Sistem Administrasi Badan Hukum).

"PBB hanya berkepentingan dengan ucapan Faried yang menyatakan kebencian dan permusuhan kepada PBB. Padahal dia tahu PBB itu Partai Islam. Apakah Faried mau menanggung resiko berhadapan dengan kekuatan politik Islam di negara ini?" tanyanya.

Dikatakan Wibowo, ucapan Marwan aneh saat ditanya wartawan adanya aksi 'main mata' antara Faried dan Siti Hardiyanti Rukmana atau Mba Tutut. Namun ketika itu Marwan balik meminta pelapor untuk menunjukkan bukti-bukti keterlibatan Faried dan Mbak Tutut, maka Wibowo bersikeras Faried tetap diperiksa. (*)


Penulis: Yogi Gustaman  |  Editor: Tjatur Wisanggeni
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup