TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
ESDM Turunkan Harga LPG 12 Kilogram
Tribunnews.com - Sabtu, 31 Juli 2010 11:02 WIB

tribunnews.com/dany permana
Ibu-ibu membawa tabung gas 3 kg, dan mengumpulkannya di Kantor LSM Bendera, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (18/7/2010).
Kami sudah melakukan kajian terhadap distribusi tertutup tersebut dan sudah berjalan kajiannya di daerah Yogyakarta
Saryono Hadiwidjojo, Direktur PUHM Kementerian ESDM
Berita Lainnya
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --- Kementrian ESDM menyambut baik usulan anggota DPR RI, Tjatur Sapto edi untuk menurunkan harga gas LPG 12 kg guna mengurangi disparitas harga.
Demikian disampaikan Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM, Saryono Hadiwidjojo. Saryono menilai hal tersebut merupakan solusi untuk mengatasi banyaknya pengoplosan gas LPG.
"Saya akan coba membahasnya dengan pemerintah mngenai usulan ini, karena ini merupakan suatu solusi," kata Saryono, di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat dalam diskusi yang bertema 'Nasib Konversi Gas', Sabtu (31/7/2010).
Tidak hanaya itu, Saryono pun menerima juga usulan Tjatur yang menginginkan supaya penjualan aksesoris LPG bisa dilakukan secara tertutup.
"Untuk hal ini, saat ini kami sudah melakukan kajian terhadap distribusi tertutup tersebut dan sudah berjalan kajiannya di daerah Yogyakarta," katanya.
Saat ini sudah berhasil penerapan tersebut dengan sitemnya meskipun masih memiliki kelemahan-kelemahan.
"Tahun depan kita akan melakukan kajian lagi di Surakarta dan Lampung. Bila berhasil maka hal ini akan diterapkjan," tutupnya.
Demikian disampaikan Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM, Saryono Hadiwidjojo. Saryono menilai hal tersebut merupakan solusi untuk mengatasi banyaknya pengoplosan gas LPG.
"Saya akan coba membahasnya dengan pemerintah mngenai usulan ini, karena ini merupakan suatu solusi," kata Saryono, di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat dalam diskusi yang bertema 'Nasib Konversi Gas', Sabtu (31/7/2010).
Tidak hanaya itu, Saryono pun menerima juga usulan Tjatur yang menginginkan supaya penjualan aksesoris LPG bisa dilakukan secara tertutup.
"Untuk hal ini, saat ini kami sudah melakukan kajian terhadap distribusi tertutup tersebut dan sudah berjalan kajiannya di daerah Yogyakarta," katanya.
Saat ini sudah berhasil penerapan tersebut dengan sitemnya meskipun masih memiliki kelemahan-kelemahan.
"Tahun depan kita akan melakukan kajian lagi di Surakarta dan Lampung. Bila berhasil maka hal ini akan diterapkjan," tutupnya.
Penulis: Adi Suhendi | Editor: OMDSMY Novemy Leo
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Metropolitan Terbaru
BERITA TERKINI
- Salju Tebal , 350 Penerbangan di Inggris Batal
- Dua Pemain Anyar Juve Masuk Skuad Hadapi Siena
- Warga Gelar "Nganggung" Maulid Nabi
- Car Free Day, Jl Kol Sugiono Ditutup hingga Pukul…
- Delapan Naga Meriahkan Cap Go Meh di Pontianak
- Puskesmas Nangapanda Terbakar
- Dituding Selingkuh, Zumi Zola Bicara Pembangunan Daerah
- Prabowo Minta HUT ke-4 Gerindra Tak Berlebihan
- Iba Pada Kondisi Anak-anak Angie
- Mobil Calon Bupati Kolaka Utara Dirusak
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
