TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Giliran Komisaris PT SRD Diperiksa Penyidik
Tribunnews.com - Rabu, 25 Agustus 2010 00:44 WIB

KOMPAS IMAGES
Yusril Ihza Mahendra terseret kasus Sisminbakum dan resmi tersangka.
Berita Terkait: Korupsi Sisminbakum
- KKRI: Revisi Surat Cekal Yusril Tepat
- JAM Pidsus: Sisminbakum P-21, Tinggal Pelimpahan Tahap…
- Yusril Telah Surati Kejaksaan Agung Terkait Putusan…
- Yusril Nasihati Patrialis tak Pelintir Putusan MK
- Jaksa Agung Kembali Dipraperadilankan Terkait Kasus…
- Yusril Surati SBY Minta Tindak Jaksa Agung dan Menkum…
Laporan wartawan Tribunnews.com, Yogi Gustaman
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemeriksaan saksi terkait kasus korupsi sistem administrasi badan hukum (Sisminbakum) Departemen Hukum dan HAM terus dilakukan penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung. Siang tadi, Selasa (24/8/2010), giliran mantan Komisaris PT Sarana Rekatama Dinamika, Endang Setiowati diperiksa.
Kepala Pusat Penerangan Badan Hukum Kejagung, Babul Khoir Harahap, membenarkan pemeriksaan Endang. "Endang Setiowati, diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Yusril Ihza Mahendra dan Hartono Tanoesoedibjo," kata Babul kepada wartawan di kantornya.
Menurut Babul, pemanggilan Endang sudah pernah dilakukan yang penyidik. Hanya saja, Endang baru bisa memberikan keterangannya di hadapan penyidik pada panggilannya yang ketiga.
Selain Endang, saksi lain yang dimintai keterangan yakni mantan Dirjen AHU Zulkarnaen Yunus. Zulkarnaen sendiri kini menjadi terdakwa dugaan korupsi Sisminbakum. Proses hukumnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan masih berjalan.
Namun, Zulkarnaen yang dituntut sembilan tahun oleh jaksa penuntut umum ini tak bisa menghadiri pemeriksaan. Selanjutnya, pemeriksaan yang bersangkutan akan ditunda sampai pekan depan.
Proyek Sisminbakum terakhir menyeret tersangka Yusril dan Hartono. Kasus ini diketahui buah kerjasama Ditjen AHU dengan PT SRD sebagai pihak swasta yang menyediakan jasa teknologi untuk pendaftaran pendirian badan usaha. Kasus korupsi ini mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 420 miliar. (*)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemeriksaan saksi terkait kasus korupsi sistem administrasi badan hukum (Sisminbakum) Departemen Hukum dan HAM terus dilakukan penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung. Siang tadi, Selasa (24/8/2010), giliran mantan Komisaris PT Sarana Rekatama Dinamika, Endang Setiowati diperiksa.
Kepala Pusat Penerangan Badan Hukum Kejagung, Babul Khoir Harahap, membenarkan pemeriksaan Endang. "Endang Setiowati, diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Yusril Ihza Mahendra dan Hartono Tanoesoedibjo," kata Babul kepada wartawan di kantornya.
Menurut Babul, pemanggilan Endang sudah pernah dilakukan yang penyidik. Hanya saja, Endang baru bisa memberikan keterangannya di hadapan penyidik pada panggilannya yang ketiga.
Selain Endang, saksi lain yang dimintai keterangan yakni mantan Dirjen AHU Zulkarnaen Yunus. Zulkarnaen sendiri kini menjadi terdakwa dugaan korupsi Sisminbakum. Proses hukumnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan masih berjalan.
Namun, Zulkarnaen yang dituntut sembilan tahun oleh jaksa penuntut umum ini tak bisa menghadiri pemeriksaan. Selanjutnya, pemeriksaan yang bersangkutan akan ditunda sampai pekan depan.
Proyek Sisminbakum terakhir menyeret tersangka Yusril dan Hartono. Kasus ini diketahui buah kerjasama Ditjen AHU dengan PT SRD sebagai pihak swasta yang menyediakan jasa teknologi untuk pendaftaran pendirian badan usaha. Kasus korupsi ini mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 420 miliar. (*)
Penulis: Yogi Gustaman | Editor: Anwar Sadat Guna
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
BERITA TERKINI
- Dzikir Akbar Usai Sebagian Jalan di Jakpus Macet
- 17 Universitas di Sulawesi Terancam Jadi Sekolah Tinggi
- Bangunan Medali Beijing Sebabkan kekhawatiran di Cina
- Dua Pemain Anyar Juve Langsung Masuk Skuad Hadapi…
- Anggota Armed Boyong Hadiah Utama Jalan Santai
- Ini Kekayaan Angelina Sondakh
- Sempat Ditutup, Bandara Supadio Kembali Beroperasi
- Ke Makam Ayahnya, Aliyah Massaid Tak Ditemani Angie
- Heran Kenapa Cuma Angie yang Tersangka
- Rumah Angelina Sondakh Sepi Jelang Tahlilan
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
