TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Malaysia Balik Memprotes Indonesia
Tribunnews.com - Rabu, 25 Agustus 2010 13:53 WIB

tribunnews.com/zabur anjasfianto
Tiga petugas DKP Kepri menerima kunjungan anggota DPD RI Jasarmen Purba dan Kepala KP2K Batam Suhartini, Jumat (20/8/2010)
Berita Terkait: Penangkapan Petugas DKP
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nota protes yang dilayangkan Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa kepada Malaysia pada tanggal 18 Agustus 2010 akhirnya dibalas. Jawabannya, Malaysia yang diprotes justru balik memprotes Indonesia.
"Malaysia sudah menjawab nota protes kita dengan protes kembali. Dalam jawabannya mereka merujuk pada nota protes yang kita layangkan, dan mereka tidak terima lalu balik memprotes kita karena menganggap bahwa pelanggaran terjadi di wilayah Malaysia," ujar Marty dalam arapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR RI, Jakarta, Rabu (25/8/2010).
Biasanya, kata Marty, Malaysia tidak merespons nota protes yang dilayangkan Indonesia, tetapi saat ini mereka sudah menjawabnya. "Untuk itu kita harus mensinkronkan, tapi kita harus gigih, kalau tidak jawab berarti mereka membenarkan nota protes kita, tapi saat ini mereka menjawab," terangnya.
Untuk itu, karena tidak ada penyelesaiaan antara Indonesia dan Malaysia, di mana keduanya saling mengklaim wilayah, maka akan dibicarakan dalam perundingan nanti. "Kesimpulannya mari kita berunding terkait hal tersebut," ujarnya.(*)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nota protes yang dilayangkan Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa kepada Malaysia pada tanggal 18 Agustus 2010 akhirnya dibalas. Jawabannya, Malaysia yang diprotes justru balik memprotes Indonesia.
"Malaysia sudah menjawab nota protes kita dengan protes kembali. Dalam jawabannya mereka merujuk pada nota protes yang kita layangkan, dan mereka tidak terima lalu balik memprotes kita karena menganggap bahwa pelanggaran terjadi di wilayah Malaysia," ujar Marty dalam arapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR RI, Jakarta, Rabu (25/8/2010).
Biasanya, kata Marty, Malaysia tidak merespons nota protes yang dilayangkan Indonesia, tetapi saat ini mereka sudah menjawabnya. "Untuk itu kita harus mensinkronkan, tapi kita harus gigih, kalau tidak jawab berarti mereka membenarkan nota protes kita, tapi saat ini mereka menjawab," terangnya.
Untuk itu, karena tidak ada penyelesaiaan antara Indonesia dan Malaysia, di mana keduanya saling mengklaim wilayah, maka akan dibicarakan dalam perundingan nanti. "Kesimpulannya mari kita berunding terkait hal tersebut," ujarnya.(*)
Penulis: Adi Suhendi | Editor: Juang Naibaho
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan

