TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Edmon Bantah Terima Rp 100 Juta dari Roberto
Tribunnews.com - Jumat, 27 Agustus 2010 00:24 WIB

TRIBUNNEWS.COM/BIAN HARNANSA
Mantan Kapolda Lampung Brigjen Pol Edmon Ilyas (tengah) memberikan kesaksian dalam sidang terdakwa Kompol Mohd. Arafat Enanie di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (26/8/2010) Jabatan Brigjen Pol Edmon Ilyas telah pencopotannya sebagai Kapolda Lampung, karena terkait penyalahgunaan wewenang sebagai Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim Polri. Saat itu dirinya menangani kasus korupsi, pencucian uang dan penggelapan mantan pegawai pajak golongan III Gayus Tambunan.
Berita Terkait: Sidang Kompol Arafat
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yogi Gustaman
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lama tak muncul ke publik, Brigjen Pol Edmon Ilyas hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebagai saksi kasus penyuapan dengan terdakwa Kompol Mohd Arafat Enanie. Mantan Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri ini membantah tuduhan Arafat yang menyebut dirinya menerima Rp 100 juta dari Roberto Santonius.
"(Uang Rp 100 juta) Itu tidak benar. Arafat bohong," ujar Edmond seusai memberi kesaksiannya dalam sidang Arafat di PN Jaksel, Kamis (26/8/2010) dini hari. Sidang sendiri berakhir satu jam sebelum pukul 00.00 WIB.
Dari kesaksiannya untuk terdakwa Sumartini beberapa waktu lalu, Arafat menyebutkan bahwa Edmon mendapat Rp 100 juta dari Roberto sebagai kompensasi dirinya tak akan dijadikan tersangka atas tuduhan mengalirkan uang pada Gayus Halomoan Partahanan Tambunan.
Bukan hanya Edmon, Kombes Pol Pambudi Pamungkas, mantan Kanit III Bareskrim, yang tak lain atasan Arafat saat menyidik kasus Gayus juga dituding menerima Rp 100 juta. Dikatakan Arafat, Roberto sempat menemui Edmon di ruangannya saat masih sebagai Direktur II Ekonomi Khusus.
Dikatakan, Edmon, Arafat lah yang kerap menemui Roberto, yang diketahui sebagai konsultan pajak. Bahkan, bohongnya Arafat lantaran dalam sidang tadi, karena tak berani menanyakan itu dalam tanggapannya. "Buktinya di sidang dia enggak berani ngomong," paparnya.(*)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lama tak muncul ke publik, Brigjen Pol Edmon Ilyas hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebagai saksi kasus penyuapan dengan terdakwa Kompol Mohd Arafat Enanie. Mantan Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri ini membantah tuduhan Arafat yang menyebut dirinya menerima Rp 100 juta dari Roberto Santonius.
"(Uang Rp 100 juta) Itu tidak benar. Arafat bohong," ujar Edmond seusai memberi kesaksiannya dalam sidang Arafat di PN Jaksel, Kamis (26/8/2010) dini hari. Sidang sendiri berakhir satu jam sebelum pukul 00.00 WIB.
Dari kesaksiannya untuk terdakwa Sumartini beberapa waktu lalu, Arafat menyebutkan bahwa Edmon mendapat Rp 100 juta dari Roberto sebagai kompensasi dirinya tak akan dijadikan tersangka atas tuduhan mengalirkan uang pada Gayus Halomoan Partahanan Tambunan.
Bukan hanya Edmon, Kombes Pol Pambudi Pamungkas, mantan Kanit III Bareskrim, yang tak lain atasan Arafat saat menyidik kasus Gayus juga dituding menerima Rp 100 juta. Dikatakan Arafat, Roberto sempat menemui Edmon di ruangannya saat masih sebagai Direktur II Ekonomi Khusus.
Dikatakan, Edmon, Arafat lah yang kerap menemui Roberto, yang diketahui sebagai konsultan pajak. Bahkan, bohongnya Arafat lantaran dalam sidang tadi, karena tak berani menanyakan itu dalam tanggapannya. "Buktinya di sidang dia enggak berani ngomong," paparnya.(*)
Penulis: Yogi Gustaman | Editor: Juang Naibaho
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan

