TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Ada Calon KY Lakukan Pelecehan Seksual dan Selingkuh
Tribunnews.com - Minggu, 29 Agustus 2010 19:03 WIB

Tribunnews.com/Willy Widianto
Suasana tes wawancara yang digelar oleh Komisi Yudisial guna menentukan calon Hakim Agung, terhadap 15 kandidat.
Berita Lainnya
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW) menemukan 28 dari 40 calon komisoner Komisi Yudisial (KY) yang lolos seleksi pembuatan makalah ternyata mempunyai banyak masalah.
Setidaknya, ICW menemukan 39 temuan dalam investigasi tersebut. Dua di antara calon tersebut, didapati pernah melakukan pelecehan seksual dan perselingkuhan. "Ini berdasarkan hasil invetigasi lapangan, dan melihat perilaku dia selama ini lapangan. Dua kejadian itu dilakukan dua calon berbeda dan belum pernah dilaporkan ke kepolisian," ujar peneliti hukum ICW Donald Fariz di kantor ICW, Jakarta, Minggu (29/8/2010).
Namun, Donald enggan menyebut nama calon yang melakukan kedua perbuatan tercela tersebut.
Yang jelas, apabila si calon pernah melakukan kedua perbuatan tercela itu, maka akan mempengaruhi kerjanya jika dia terpilih kelak. "Artinya, mereka ada problem moral dan integeritas," ujarnya.
Donald mengatakan, 39 temuan itu di antaranya si calon berkarier politik, kekayaan di luar kewajaran, melakukan nepotisme, plagiat, serta lalai saat bekerja di lembaga negara.
Investigasi dilakukan karena dimintai bantuan oleh Panitia Seleksi KY dalam rangka seleksi jejak rekam atau profil assasment profil. Langkah dalam investigasi selama seminggu ini, di antaranya penelusuran calon melalui media massa, klarifikasi dan konfirmasi data calon, wawancara informan yang mengenal calon, wawancara calon, dokumentasi (foto) harta kekayaan calon, serta melakukan penelusuran lapangan.
"Penelusuran lapangan ini menyangkut lingkungan kerja, rumah, dan kondisi keluarga. Jadi, investigasi kita independen," tandasnya.(*)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW) menemukan 28 dari 40 calon komisoner Komisi Yudisial (KY) yang lolos seleksi pembuatan makalah ternyata mempunyai banyak masalah.
Setidaknya, ICW menemukan 39 temuan dalam investigasi tersebut. Dua di antara calon tersebut, didapati pernah melakukan pelecehan seksual dan perselingkuhan. "Ini berdasarkan hasil invetigasi lapangan, dan melihat perilaku dia selama ini lapangan. Dua kejadian itu dilakukan dua calon berbeda dan belum pernah dilaporkan ke kepolisian," ujar peneliti hukum ICW Donald Fariz di kantor ICW, Jakarta, Minggu (29/8/2010).
Namun, Donald enggan menyebut nama calon yang melakukan kedua perbuatan tercela tersebut.
Yang jelas, apabila si calon pernah melakukan kedua perbuatan tercela itu, maka akan mempengaruhi kerjanya jika dia terpilih kelak. "Artinya, mereka ada problem moral dan integeritas," ujarnya.
Donald mengatakan, 39 temuan itu di antaranya si calon berkarier politik, kekayaan di luar kewajaran, melakukan nepotisme, plagiat, serta lalai saat bekerja di lembaga negara.
Investigasi dilakukan karena dimintai bantuan oleh Panitia Seleksi KY dalam rangka seleksi jejak rekam atau profil assasment profil. Langkah dalam investigasi selama seminggu ini, di antaranya penelusuran calon melalui media massa, klarifikasi dan konfirmasi data calon, wawancara informan yang mengenal calon, wawancara calon, dokumentasi (foto) harta kekayaan calon, serta melakukan penelusuran lapangan.
"Penelusuran lapangan ini menyangkut lingkungan kerja, rumah, dan kondisi keluarga. Jadi, investigasi kita independen," tandasnya.(*)
Penulis: Abdul Qodir | Editor: Juang Naibaho
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
BERITA TERKINI
- Sore Ini hingga Besok KPSI Gelar Kongres Tahunan
- Anggie Siapkan Brownies Untuk Tahlilan
- Batavia Gagal Terbang dari Pontianak ke Jakarta
- Siang Ini Zumi Zola Bicara Soal Tuduhan Perselingkuhannya
- Angelina: Saya Bawa Anak-anak Biar Kuat
- Anak-anak Angie Risau dan Kebingungan
- Warga Tanralili Rayakan Maulid Bersama Bupati
- Dzikir Akbar Usai Sebagian Jalan di Jakpus Macet
- 17 Universitas di Sulawesi Terancam Jadi Sekolah Tinggi
- Bangunan Medali Beijing Sebabkan kekhawatiran di Cina
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
