TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Loreen: PPI DKI Coba Nyuap Saya agar Tutup Mulut
Tribunnews.com - Selasa, 31 Agustus 2010 15:42 WIB
"Saya lapor tanggal 25 Agustus, waktu itu saya masih sabar liat Disorda dan orangtua lainnya. Tapi saya liat PPI (Purna Paskibraka Indonesia) DKI tidak menyesal malah tukar fakta, balik fakta, bohong, coba nyuap saya dan untuk tutup mulut,"
Loreen Djunaidi
Berita Terkait: Pelecehan Paskibra
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dinas Olahraga dan Kepemudaan (Disorda)
dituding mencoba menyuap anggota Paskibraka korban dugaan pelecehan
seksual. Demikian dikatakan salah satu orangtua korban, Loreen Djunaidi
sesaat sebelum memasuki unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda
Metro Jaya, Selasa (31/08/2010).
"Saya lapor tanggal 25 Agustus, waktu itu saya masih sabar liat Disorda dan orangtua lainnya. Tapi saya liat PPI (Purna Paskibraka Indonesia) DKI tidak menyesal malah tukar fakta, balik fakta, bohong, coba nyuap saya dan untuk tutup mulut," ujar Loreen.
Loreen menceritakan Ketua Tim Investigasi Internal (PPI) menjanjikan kepada dirinya bahwa anaknya akan diberikan posisi tinggi dalam Paskibraka.
"Disorda sampai saat ini belum ada kasih sanksi tegas. Oleh Pak Madi (Mohamad Mahdi) ketua tim investigasi dia bilang bisa kasih saya punya anak posisi yang sangat tinggi sampai dekat dengan presiden," imbuhnya tanpa menjelaskan posisi dekat presiden seperti apa.
Loreen yang mengenakan kaos hitam dengan jeans dan kaca hitam berharap pengurus PPI tegas kepada ketua tim investigasi PPI Mohamad Mahdi dan Yosse Yulianto Kusuma. Menurutnya Yosse telah mendoktirn anak-anak anggota Paskibraka untuk berbohong.
"Muhammad Made dan Yosse malam-malam minta anak-anak tanda tangan diatas materai, isi suratnta tentang kejadian itu," pungkasnya.
"Saya lapor tanggal 25 Agustus, waktu itu saya masih sabar liat Disorda dan orangtua lainnya. Tapi saya liat PPI (Purna Paskibraka Indonesia) DKI tidak menyesal malah tukar fakta, balik fakta, bohong, coba nyuap saya dan untuk tutup mulut," ujar Loreen.
Loreen menceritakan Ketua Tim Investigasi Internal (PPI) menjanjikan kepada dirinya bahwa anaknya akan diberikan posisi tinggi dalam Paskibraka.
"Disorda sampai saat ini belum ada kasih sanksi tegas. Oleh Pak Madi (Mohamad Mahdi) ketua tim investigasi dia bilang bisa kasih saya punya anak posisi yang sangat tinggi sampai dekat dengan presiden," imbuhnya tanpa menjelaskan posisi dekat presiden seperti apa.
Loreen yang mengenakan kaos hitam dengan jeans dan kaca hitam berharap pengurus PPI tegas kepada ketua tim investigasi PPI Mohamad Mahdi dan Yosse Yulianto Kusuma. Menurutnya Yosse telah mendoktirn anak-anak anggota Paskibraka untuk berbohong.
"Muhammad Made dan Yosse malam-malam minta anak-anak tanda tangan diatas materai, isi suratnta tentang kejadian itu," pungkasnya.
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Johnson Simanjuntak
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Metropolitan Terbaru
BERITA TERKINI
- Anak-anak Angie Risau dan Kebingungan
- Warga Tanralili Rayakan Maulid Bersama Bupati
- Dzikir Akbar Usai Sebagian Jalan di Jakpus Macet
- 17 Universitas di Sulawesi Terancam Jadi Sekolah Tinggi
- Bangunan Medali Beijing Sebabkan kekhawatiran di Cina
- Dua Pemain Anyar Juve Langsung Masuk Skuad Hadapi…
- Anggota Armed Boyong Hadiah Utama Jalan Santai
- Ini Kekayaan Angelina Sondakh
- Sempat Ditutup, Bandara Supadio Kembali Beroperasi
- Ke Makam Ayahnya, Aliyah Massaid Tak Ditemani Angie
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
