Rabu, 10 Juni 2026

Andi Soraya: Kejaksaan Arogan

Andi Soraya artis film Susuk Pocong merasa ada mendzlimi dirinya karena sudah mengajukan permohonan untuk penundaan ekesekusi.

Tayang:
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Iswidodo
Laporan Tribunnews.com, Fajar Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-  Andi Soraya artis film Susuk Pocong merasa ada mendzlimi dirinya karena sudah mengajukan permohonan untuk penundaan ekesekusi dengan alasan anak anak masih kecil tapi tak digubris oleh Kejaksaan.

Manajer Andi Soraya, Tata Liem menyayangkan penjemputan paksa terhadap Andi Soraya atau biasa dipanggil Aya. Hal itu menyakitkan karena proses ekesekusi dilakukan di depan kedua anaknya.

Sebelumnya, Aya sempat  mangkir selama tiga kali pemanggilan.  Andi Soraya menganggap ada pihak yang bersikap arogan kepada dirinya. Andi Mangkir karena masih mengurus anak untuk pengasuhan.

"Saya berjuang seperti ini bukan untuk berlindung atas nama anak saya. Tepatnya untuk perjuangkan hak anak saya. Saya merasa dizalimi, saya merasa ada yang arogan di sini, Alhamdulilah pihak komnas anak pun sudah melayangkan surat ini," ujar Andi Soraya di Kejari Jaksel, Selasa (31/8/2010).

Pengacara Andi Soraya, Priatna Abdul Rasyid, mengatakan kalau pihaknya sudah menyampaikan surat pengurusan anak ke Kejaksaan.

"Padahal dari pihak Komnas Anak itu sudah jalan mau menuju kemari. Karena mereka merasa kalau surat ini tidak diterima dengan baik. Artinya pelanggaran terhadap hak anak itu sendiri, karena ini kekerasan anak yang memaksakan ibunya diambil dengan paksa," jelas Andi Soraya (*)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved