TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Pelaku Mulai Melakukan Aksi Setelah Kehilangan Pekerjaan
Tribunnews.com - Kamis, 2 September 2010 10:04 WIB

AP
James J Lee
Berita Terkait: Penyerbuan Kantor Discovery Channel
TRIBUNNEWS.COM, SILVER SPRING - Nama James J Lee di kalangan para karyawan Discovery Channel sudah sangat familiar terutama setelah ia melakukan aksi protes di gedung tersebut dan dinyatakan bersalah oleh pihak pengadilan dengan tuduhan melakukan perbuatan tidak menyenangkan.
Dilansir AP, Kamis (2/9/2010), Lee melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Discovery Channel di Silver Spring, Maryland, Amerika Serikat (AS) pada 14 Februari 2008. Dalam sidang peradilan, terungkap jika pria berusia 43 tahun itu mulai berjuang menyelamatkan bumi setelah ia diberhentikan bekerja dari pekerjaannya di San Diego.
Di pengadilan, Lee mengaku terinspirasi oleh novel karangan aktivis lingkungan Daniel Quinn berjudul Ishmael dan dokumenter karya mantan wakil presiden Al Gore berjudul An Inconvenient Truth. Lee kemudian di penjara selama dua pekan setelah ditangkap dan mendapat evaluasi dari dokter apakah ia mampu menjalani persidangan.
Jaksa Wilayah John McCarthy mengatakan Lee diminta agar menjauh 500 kaki dari kantor Discovery Channel sebagai bagian dari hukuman percobaan yang dilakukannya yang baru saja berakhir dua pekan lalu.
Lee memprotes program acara Discovery Channel yang berjudul Environmental Programs yang dianggapnya sangat buruk. "Program mereka malah jauh lebih buruk dan tidak menghasilkan apa-apa," demikian ujar Lee dalam iklan yang ia pasang di sebuah koran di Washington.
Dilansir AP, Kamis (2/9/2010), Lee melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Discovery Channel di Silver Spring, Maryland, Amerika Serikat (AS) pada 14 Februari 2008. Dalam sidang peradilan, terungkap jika pria berusia 43 tahun itu mulai berjuang menyelamatkan bumi setelah ia diberhentikan bekerja dari pekerjaannya di San Diego.
Di pengadilan, Lee mengaku terinspirasi oleh novel karangan aktivis lingkungan Daniel Quinn berjudul Ishmael dan dokumenter karya mantan wakil presiden Al Gore berjudul An Inconvenient Truth. Lee kemudian di penjara selama dua pekan setelah ditangkap dan mendapat evaluasi dari dokter apakah ia mampu menjalani persidangan.
Jaksa Wilayah John McCarthy mengatakan Lee diminta agar menjauh 500 kaki dari kantor Discovery Channel sebagai bagian dari hukuman percobaan yang dilakukannya yang baru saja berakhir dua pekan lalu.
Lee memprotes program acara Discovery Channel yang berjudul Environmental Programs yang dianggapnya sangat buruk. "Program mereka malah jauh lebih buruk dan tidak menghasilkan apa-apa," demikian ujar Lee dalam iklan yang ia pasang di sebuah koran di Washington.
Penulis: Widiyabuana Andarias |
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Internasional Terbaru
BERITA TERKINI
- Penumpang Asal Inggris Terjatuh dari Kapal Pesiar…
- Donny Leimena Pertanyakan Status Ayah Kandung Astrid…
- Din Syamsudin: Agama Harus Jadi Pemecah Konflik
- Lima Elemen dalam Bank Mandiri Feng Shui Card
- Setahun Adjie Massaid Meninggal, Zahwa Curhat
- Perencanaan Investasi Masyarakat Masih Minim
- Sore Ini hingga Besok KPSI Gelar Kongres Tahunan
- Anggie Siapkan Brownies Untuk Tahlilan
- Batavia Gagal Terbang dari Pontianak ke Jakarta
- Siang Ini Zumi Zola Bicara Soal Tuduhan Perselingkuhannya
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
