TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Pria Bersenjata Bawa Bom Bunuh Diri Tewas Ditembak
Tribunnews.com - Kamis, 2 September 2010 08:26 WIB

AP
Petugas sedang mengamati laptop yang memperlihatkan mayat si penyandera
Berita Terkait: Penyerbuan Kantor Discovery Channel
TRIBUNNEWS.COM, SILVER SPRING - seorang pria bersenjata dan membawa bom bunuh diri menyerbu kantor stasiun televisi Discovery Channel, menawan tiga orang di bawah todongan senjata, sebelum akhirnya tewas ditembak polisi. Demikian dilansir AP, Kamis (2/9/2010).
Kejadian tersebut berlangsung Rabu (1/9/2010) waktu setempat. Pria ini tidak menyukai program acara lingkungan yang ditayangkan stasiun televisi itu selama bertahun-tahun. Sandera yaitu dua karyawan bagian komunikasi dan petugas keamanan tidak terluka dalam upaya aksi pembebasan yang berlangsung selama empat jam.
Kepala Kepolisian Montgomery County, Maryland, Amerika Serikat (AS), Thomas Manger, mengatakan mereka terpaksa menyerbu masuk ke gedung setelah tampak dalam kamera keamanan si penyandera menodongkan senjata ke para sandera. Saat ditembak sebuah ledakan terjadi. Pria tersebut bernama James J Lee.
Rabu malam, polisi dan petugas pemadam kebakaran melihat ke layar laptop dan memperlihatkan sebuah gambar dengan wajah yang menghadap ke atas dan dikelilingi ceceran darah. Pihak berwajib juga mengirim robot untuk menjinakkan bahan peledak yang ada di tubuh si penyandera.
Kejadian tersebut berlangsung Rabu (1/9/2010) waktu setempat. Pria ini tidak menyukai program acara lingkungan yang ditayangkan stasiun televisi itu selama bertahun-tahun. Sandera yaitu dua karyawan bagian komunikasi dan petugas keamanan tidak terluka dalam upaya aksi pembebasan yang berlangsung selama empat jam.
Kepala Kepolisian Montgomery County, Maryland, Amerika Serikat (AS), Thomas Manger, mengatakan mereka terpaksa menyerbu masuk ke gedung setelah tampak dalam kamera keamanan si penyandera menodongkan senjata ke para sandera. Saat ditembak sebuah ledakan terjadi. Pria tersebut bernama James J Lee.
Rabu malam, polisi dan petugas pemadam kebakaran melihat ke layar laptop dan memperlihatkan sebuah gambar dengan wajah yang menghadap ke atas dan dikelilingi ceceran darah. Pihak berwajib juga mengirim robot untuk menjinakkan bahan peledak yang ada di tubuh si penyandera.
Penulis: Widiyabuana Andarias |
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Internasional Terbaru
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan

