TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Arafat Dongkol Diperintah Haposan dari Jarak 4 Meter
Tribunnews.com - Jumat, 3 September 2010 21:42 WIB

Tribunnews.com/Bian Harnansa
Mantan penyidik polri Kompol Arafat, saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (19/7) Kompol Arafat dikenakan Pasal 5 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.
Berita Terkait: Sidang Kompol Arafat
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ade Mayasanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kompol Mohd Arafat Enanie mengaku dongkol dengan sikap Haposan Hutagalung yang memerintahnya agar menghentikan pemeriksaan kliennya, Gayus Halomoan Partahanan Tambunan, saat diperiksa di ruangan penyidik. Apalagi, Haposan memerintahkan itu dari jarak tiga sampai empat meter.
"Itu ngomongnya dari jarak tiga sampai empat meter. Jadi ngomongnya tidak mendekat saya. Sudah hentikan! Saya sudah ngomong dengan Kanit. Saya ada perasaan dongkol juga saat itu," cerita Arafat saat pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (3/9/2010).
Padahal, menurut Arafat, saat itu pemeriksaan terhadap Gayus sedang berlangsung. Akhirnya Arafat pun mengonfirmasi kepada atasannya mantan Kanit III Asuransi dan Pajak Kombes Pol Pambudi Pamungkas di ruangannya.
Arafat menanyakan kebenaran perintah Haposan tadi, dan dijawab Pambudi silakan saja periksa di luar Bareskrim. Akhirnya pemeriksaan terhadap Gayus diteruskan di hotel. "Ya sudah kamu periksa di luar. Jadi ini periksa di luar pak? Ya sudah periksa di luar saja," kata Pambudi ditirukan Arafat.
Hakim Haswandi pun mempertanyakan keterangan Arafat karena saat bersaksi, Pambudi tidak dikonfirmasi soal pemeriksaan di luar. Menanggapi itu, Arafat bersumpah kalau ia sudah konfirmasi langsung pada Pambudi saat itu juga. "Dari situ akhirnya tidak dapat lagi melakukan sesuai aturan. Pemeriksaan di luar selalu beliau perintahkan," paparnya.(*)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kompol Mohd Arafat Enanie mengaku dongkol dengan sikap Haposan Hutagalung yang memerintahnya agar menghentikan pemeriksaan kliennya, Gayus Halomoan Partahanan Tambunan, saat diperiksa di ruangan penyidik. Apalagi, Haposan memerintahkan itu dari jarak tiga sampai empat meter.
"Itu ngomongnya dari jarak tiga sampai empat meter. Jadi ngomongnya tidak mendekat saya. Sudah hentikan! Saya sudah ngomong dengan Kanit. Saya ada perasaan dongkol juga saat itu," cerita Arafat saat pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (3/9/2010).
Padahal, menurut Arafat, saat itu pemeriksaan terhadap Gayus sedang berlangsung. Akhirnya Arafat pun mengonfirmasi kepada atasannya mantan Kanit III Asuransi dan Pajak Kombes Pol Pambudi Pamungkas di ruangannya.
Arafat menanyakan kebenaran perintah Haposan tadi, dan dijawab Pambudi silakan saja periksa di luar Bareskrim. Akhirnya pemeriksaan terhadap Gayus diteruskan di hotel. "Ya sudah kamu periksa di luar. Jadi ini periksa di luar pak? Ya sudah periksa di luar saja," kata Pambudi ditirukan Arafat.
Hakim Haswandi pun mempertanyakan keterangan Arafat karena saat bersaksi, Pambudi tidak dikonfirmasi soal pemeriksaan di luar. Menanggapi itu, Arafat bersumpah kalau ia sudah konfirmasi langsung pada Pambudi saat itu juga. "Dari situ akhirnya tidak dapat lagi melakukan sesuai aturan. Pemeriksaan di luar selalu beliau perintahkan," paparnya.(*)
Penulis: Yogi Gustaman | Editor: Juang Naibaho
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
BERITA TERKINI
- Sore Ini hingga Besok KPSI Gelar Kongres Tahunan
- Anggie Siapkan Brownies Untuk Tahlilan
- Batavia Gagal Terbang dari Pontianak ke Jakarta
- Siang Ini Zumi Zola Bicara Soal Tuduhan Perselingkuhannya
- Angelina: Saya Bawa Anak-anak Biar Kuat
- Anak-anak Angie Risau dan Kebingungan
- Warga Tanralili Rayakan Maulid Bersama Bupati
- Dzikir Akbar Usai Sebagian Jalan di Jakpus Macet
- 17 Universitas di Sulawesi Terancam Jadi Sekolah Tinggi
- Bangunan Medali Beijing Sebabkan kekhawatiran di Cina
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
