TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Arafat: Saya Tak Dimintai Saran Buka Blokir Rekening Gayus
Tribunnews.com - Jumat, 3 September 2010 19:56 WIB
"Waktu pembukaan blokir, saya tidak diminta saran, dan pembukaan blokir tidak terlibat. Yang ikut Kombes Eko Budi Sampurno, AKBP Mardiani dan Direktur (Raja Erizman),"
Kompol Mohd. Arafat Enanie
Berita Terkait: Sidang Arafat
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kompol
Mohd. Arafat Enanie mengatakan, dirinya tidak dimintai saran, pendapat,
bahkan tidak diajak rapat dalam pembukaan blokir rekening milik Gayus
Halomoan Partahanan Tambunan Rp 28 miliar. Hanya tiga orang saja yang
diajak rapat dalam pembukaan rekening itu.
"Waktu pembukaan blokir, saya tidak diminta saran, dan pembukaan blokir tidak terlibat. Yang ikut Kombes Eko Budi Sampurno, AKBP Mardiani dan Direktur (Raja Erizman)," ujar Arafat dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (3/9/2010).
Menurut Haposan, dirinya tak setuju dibuka blokir. Sejak menerima LHA PPATK atas Gayus, Arafat berkomitmen agar kasus bisa ke pengadilan. Apalagi, dalam rekening itu ada Rp 28 miliar. Sebagai orang yang pernah di PPATK selama tiga tahun, Arafat cukup kaget lantaran Gayus hanya golonga III A pajak.
Namun, Arafat melanjutkan, dirinya tak menampik bahwa penetapan status Roberto sebagai tersangka tak ada pemeriksaan saksi. Menurutnya, penetapan tersangka Roberto karena dibantu data PPATK yang menjelaskan ada yang mencurigakan dari rekening Roberto dan Gayus.
Dikatakan Arafat, ia juga berhati-hati menangani kasusnya karena setelah uang diblokir, kasus ini menjadi atensi mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji waktu itu. Ditambah, Susno adalah senior Arafat ketika di PPATK.
"Saya sangat takut dan khwatir dengan atensi Kabareskrim," paparnya.
"Waktu pembukaan blokir, saya tidak diminta saran, dan pembukaan blokir tidak terlibat. Yang ikut Kombes Eko Budi Sampurno, AKBP Mardiani dan Direktur (Raja Erizman)," ujar Arafat dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (3/9/2010).
Menurut Haposan, dirinya tak setuju dibuka blokir. Sejak menerima LHA PPATK atas Gayus, Arafat berkomitmen agar kasus bisa ke pengadilan. Apalagi, dalam rekening itu ada Rp 28 miliar. Sebagai orang yang pernah di PPATK selama tiga tahun, Arafat cukup kaget lantaran Gayus hanya golonga III A pajak.
Namun, Arafat melanjutkan, dirinya tak menampik bahwa penetapan status Roberto sebagai tersangka tak ada pemeriksaan saksi. Menurutnya, penetapan tersangka Roberto karena dibantu data PPATK yang menjelaskan ada yang mencurigakan dari rekening Roberto dan Gayus.
Dikatakan Arafat, ia juga berhati-hati menangani kasusnya karena setelah uang diblokir, kasus ini menjadi atensi mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji waktu itu. Ditambah, Susno adalah senior Arafat ketika di PPATK.
"Saya sangat takut dan khwatir dengan atensi Kabareskrim," paparnya.
Penulis: Yogi Gustaman | Editor: Johnson Simanjuntak
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
BERITA TERKINI
- Arus Lalin Monas Padat saat Bubaran Dzikir Akbar
- Mengapa Nania Idol Hilang Dari Dunia Musik? Lihat…
- Kondisi THR Mengundang Aksi Maksiat
- Aksi Jambret Marak di Atambua
- Resmi Jadi Titisan Suzana, Julia Perez Fokus Main…
- Pengunjung Car Free Day Nikmati Sajian Cap Go Meh
- Apa Kabar Rida? TKI Malang yang Tak Boleh Pulang
- Astrid Ellena Anak di Luar Nikah
- Anak Main Pemantik, 4 Rumah Jadi Arang
- Persipon Pontianak Lolos ke Putaran Dua Divisi I
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
