TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Bocah Pecandu Rokok Akhirnya Bebas Adiksi Nikotin
Tribunnews.com - Jumat, 3 September 2010 23:44 WIB

Sriwijaya Post/Achmad Naafi
Komnas Perlindungan Anak, Kamis (2/9/2010), menyerahkan Ardi Suganda (2 tahun 7 bulan) ke Pemkab Muba. Ardi yang pernah membuat heboh karena kecanduan merokok hingga tiga bungkus per hari dinyatakan bebas adiksi nikotin.
Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Achmad Naafi
TRIBUNNEWS.COM, SEKAYU - Masih ingat dengan Ardi Suganda Bin M Rizal (2 tahun 7 bulan), bocah yang sempat menghebohkan nusantara dengan kebiasannya merokok hingga tiga bungkus sehari? Saat ini, Ardi sudah dinyatakan bebas dari adiksi nikotin setelah melalui proses rehabilitasi yang dilakukan oleh Komnas Perlindungan Anak di Jakarta. Selanjutnya Ardi diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, Kamis (2/9/2010).
Bocah asal Desa Teluk Kemang, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Muba, ini kini telah bisa hidup sehat seperti anak-anak seusianya setelah menjalani rehabilitasi terapi selama satu bulan. Rehabilitasi ini difasilitasi oleh Pemkab Muba dan pelaksanaannya dilakukan oleh Komnas Perlindungan Anak bertempat di RSPA Bambu Apus Jakarta.
Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, mengatakan, pihaknya telah melakukan rehabilitasi dan terapi selama satu bulan yang difasilitasi Pemkab Muba, Kemensos RI, Komnas PA, dan LPA Sumsel, sehingga Ardi yang berumur 2,7 tahun itu sudah terbebas dari jeratan rokok.
Sementara Bupati Muba H Pahri Azhari melalui Dinas Kesehatan Muba dr Taufik Rusydi menerangkan, pihaknya sudah berupaya maksimal dalam menanggulangi bahaya rokok bagi anak-anak, antara lain dengan melakukan penanganan serius seperti terjadi pada anak seusia Ardi yang merokok.
Ardi yang mengenakan kaus kuning nampak sumringah saat disapa hadirin yang hadir di kantor Komnas Perlindungan Anak. Bocah yang kini lebih putih itu sempat mengacungkan jempol kanannya untuk mematuhi dan meninggalkan kebiasaannya merokok.
Diana, ibu kandung Ardi, mengatakan, kebiasaan merokok di lingkungan keluarga sudah mulai ditinggalkan suaminya, M Rizal, yang sehari-harinya bekerja sebagai nelayan, terutama bila sudah berada di rumah. Selain M Rizal, penghuni rumah lainnya yaitu Edy (56) kakek Ardi juga berangsur meninggalkan kebiasaan merokok.(*)
TRIBUNNEWS.COM, SEKAYU - Masih ingat dengan Ardi Suganda Bin M Rizal (2 tahun 7 bulan), bocah yang sempat menghebohkan nusantara dengan kebiasannya merokok hingga tiga bungkus sehari? Saat ini, Ardi sudah dinyatakan bebas dari adiksi nikotin setelah melalui proses rehabilitasi yang dilakukan oleh Komnas Perlindungan Anak di Jakarta. Selanjutnya Ardi diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, Kamis (2/9/2010).
Bocah asal Desa Teluk Kemang, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Muba, ini kini telah bisa hidup sehat seperti anak-anak seusianya setelah menjalani rehabilitasi terapi selama satu bulan. Rehabilitasi ini difasilitasi oleh Pemkab Muba dan pelaksanaannya dilakukan oleh Komnas Perlindungan Anak bertempat di RSPA Bambu Apus Jakarta.
Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, mengatakan, pihaknya telah melakukan rehabilitasi dan terapi selama satu bulan yang difasilitasi Pemkab Muba, Kemensos RI, Komnas PA, dan LPA Sumsel, sehingga Ardi yang berumur 2,7 tahun itu sudah terbebas dari jeratan rokok.
Sementara Bupati Muba H Pahri Azhari melalui Dinas Kesehatan Muba dr Taufik Rusydi menerangkan, pihaknya sudah berupaya maksimal dalam menanggulangi bahaya rokok bagi anak-anak, antara lain dengan melakukan penanganan serius seperti terjadi pada anak seusia Ardi yang merokok.
Ardi yang mengenakan kaus kuning nampak sumringah saat disapa hadirin yang hadir di kantor Komnas Perlindungan Anak. Bocah yang kini lebih putih itu sempat mengacungkan jempol kanannya untuk mematuhi dan meninggalkan kebiasaannya merokok.
Diana, ibu kandung Ardi, mengatakan, kebiasaan merokok di lingkungan keluarga sudah mulai ditinggalkan suaminya, M Rizal, yang sehari-harinya bekerja sebagai nelayan, terutama bila sudah berada di rumah. Selain M Rizal, penghuni rumah lainnya yaitu Edy (56) kakek Ardi juga berangsur meninggalkan kebiasaan merokok.(*)
Editor: Juang Naibaho | Sumber: Sriwijaya Post
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
BERITA TERKINI
- Siang Ini Zumi Zola Bicara Soal Tuduhan Perselingkuhannya
- Angelina: Saya Bawa Anak-anak Biar Kuat
- Anak-anak Angie Risau dan Kebingungan
- Warga Tanralili Rayakan Maulid Bersama Bupati
- Dzikir Akbar Usai Sebagian Jalan di Jakpus Macet
- 17 Universitas di Sulawesi Terancam Jadi Sekolah Tinggi
- Bangunan Medali Beijing Sebabkan kekhawatiran di Cina
- Dua Pemain Anyar Juve Langsung Masuk Skuad Hadapi…
- Anggota Armed Boyong Hadiah Utama Jalan Santai
- Ini Kekayaan Angelina Sondakh
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
