Minggu, 5 Februari 2012
Tribunnews.com

Delapan Uang Palsu Berada Diantara 1 Juta Lembar Uang Asli

Tribunnews.com - Jumat, 3 September 2010 19:34 WIB
Share
Email
Print
  + Text 
"Rasio uang palsu dengan uang yang diedarkan 8:1 juta lembar,"
Kombes Pol Darmawan Sutawidjaya
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengungkapan kasus pencetakan dan peredaran uang palsu (upal) di tengah-tengah masyarakat sejak kurun waktu Januari hingga Agustus 2010, oleh Direktorat II Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri bekerja sama dengan Bank Indonesia menyisakan satu rumusan matematis.

Polri melalui Kanit IV Uang palsu dan dokumen palsu, Kombes Pol Darmawan Sutawidjaya memastikan ada delapan lembar uang palsu dalam setiap 1 juta lembar uang asli yang beredar di masyarakat.

"Rasio uang palsu dengan uang yang diedarkan 8:1 juta lembar," katanya di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (3/9/2010).

Rasio itu, kata Darmawan tidak meningkat dari rasio pada tahun sebelumnya. Artinya, perbandingan jumlah uang palsu dan uang asli yang beredar di masyarakat masih sangat kecil.

Namun, Direktur peredaran uang BI, Muhammad Dahlan kurang setuju
dengan pernyataan Darmawan tersebut.

"Kalau dari sisi jumlah hasil secara nominal jadi kecil. Tetapi namanya uang palsu tetap dampak sosiologis ke masyarakat terjadi. Karena seperti yang dikatakan bahwa uang palsu jelas mempengaruhi masyarakat. Rangkaian Rp 100.000 cincai (palsu), kalau masyarakat kecil itu memberatkan. Oleh karenanya masalah uang palsu harus ditanggulangi bersama," tuturnya.

Dahlan mengakui, perbankan juga masih sering kebobolan oleh peredaran
uang palsu itu. Biasanya, dari beberapa uang asli, terselip satu atau dua uang palsu. Namun demikian, Dahlan memastikan peredaran uang palsu
belum mewabahi mesin anjungan tunai mandiri.

Penulis: Vanroy Pakpahan  |  Editor: Johnson Simanjuntak
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup