TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Kapolri Baru Ditentukan Kekuatan Poltik DPR dan Presiden
Tribunnews.com - Jumat, 3 September 2010 18:51 WIB

TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri
Berita Terkait: Calon Kapolri
Laporan wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Pengaruh politik menjadi tantangan besar DPR dan Presiden dalam memilih pemimpin baru Polri. Jika Presiden mempunyai satu kandidat, maka hal itu untuk mencegah intervensi DPR saat uji kepatutan dan kelayakan berlangsung atau diadakan.
Hal tersebut diungkapkan Bamabang Widodo Umar seorang Staf Pengajar Pasca Sarjana Kajian Ilmu Kepolisian UI seusai dialog di Gedung DPD yang bertemakan Mencari sosok figur Kapolri dan Jaksa Agung, Kamis (3/9/2010)
Menurutnya, pengaruh politik menjadi tantangan besar DPR dan presiden dalam memilih pemimpin baru polri. "Jika presiden mempunyai satu kandidat, maka hal itu untuk mencegah intervensi DPR saat uji kepatutan dan kelayakan berlangsung di DPR," kata Bambang.
Namun jika DPR memiliiki beberapa kandidat, hal itu dilakukan untuk menghindari intervensi presiden. Bambang pun mengakui, hal yang sulit dilakukan adalah mengawasi kepentingan politik yang kemungkinan bakal terjadi dalam pemilihan pemimpin baru Polri.
"Bagaimana mengawasi kepentingan politik SBY, diakan pejabat politik dan pengawasan ini belum ada dinegeri kita. Tapi apakah SBY sudah bersih dari kepentinan politik itu, belum tentu," tegasnya
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Pengaruh politik menjadi tantangan besar DPR dan Presiden dalam memilih pemimpin baru Polri. Jika Presiden mempunyai satu kandidat, maka hal itu untuk mencegah intervensi DPR saat uji kepatutan dan kelayakan berlangsung atau diadakan.
Hal tersebut diungkapkan Bamabang Widodo Umar seorang Staf Pengajar Pasca Sarjana Kajian Ilmu Kepolisian UI seusai dialog di Gedung DPD yang bertemakan Mencari sosok figur Kapolri dan Jaksa Agung, Kamis (3/9/2010)
Menurutnya, pengaruh politik menjadi tantangan besar DPR dan presiden dalam memilih pemimpin baru polri. "Jika presiden mempunyai satu kandidat, maka hal itu untuk mencegah intervensi DPR saat uji kepatutan dan kelayakan berlangsung di DPR," kata Bambang.
Namun jika DPR memiliiki beberapa kandidat, hal itu dilakukan untuk menghindari intervensi presiden. Bambang pun mengakui, hal yang sulit dilakukan adalah mengawasi kepentingan politik yang kemungkinan bakal terjadi dalam pemilihan pemimpin baru Polri.
"Bagaimana mengawasi kepentingan politik SBY, diakan pejabat politik dan pengawasan ini belum ada dinegeri kita. Tapi apakah SBY sudah bersih dari kepentinan politik itu, belum tentu," tegasnya
Penulis: Adi Suhendi | Editor: Prawira Maulana
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
BERITA TERKINI
- Penumpang Asal Inggris Terjatuh dari Kapal Pesiar…
- Donny Leimena Pertanyakan Status Ayah Kandung Astrid…
- Din Syamsudin: Agama Harus Jadi Pemecah Konflik
- Lima Elemen dalam Bank Mandiri Feng Shui Card
- Setahun Adjie Massaid Meninggal, Zahwa Curhat
- Perencanaan Investasi Masyarakat Masih Minim
- Sore Ini hingga Besok KPSI Gelar Kongres Tahunan
- Anggie Siapkan Brownies Untuk Tahlilan
- Batavia Gagal Terbang dari Pontianak ke Jakarta
- Siang Ini Zumi Zola Bicara Soal Tuduhan Perselingkuhannya
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
