TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Mau Menguji DNA Anak Anda?
Tribunnews.com - Jumat, 3 September 2010 17:45 WIB

ist
Ilustrasi
Laporan wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Apa yang terjadi jika seorang bapak meragukan apakah anak yang dilahirkan istrinya, adalah anak kandungnya? Bagi sebagian laki-laki yang memiliki cukup uang, maka sang anak akan dibawa ke sebuah klinik untuk di uji DNAnya.
Menurut Kepala Bagian DNA Forensik, Eijkman Institute, Herawati Sudoyo, dari test DNA akan diketahui apakah DNA sang bapak menurun ke sang anak. Karena, jika DNA seorang bapak tidak terdapat di anak, maka siapa bapak kandung anak tersebut perlu dipertanyakan.
Menurut Kepala Bagian DNA Forensik Eijkmen Institute, Herawati Sadoyo, sang anak bisa saja di bawa ke laboratorium untuk diperiksa. "Tapi kalau memang hasil pengujian akan digunakan untuk bukti-bukti pengadilan, maka surat-suratnya harus lengkap dulu," tutur Herawati.
Setelah segala kebutuhan legal-formal terpenuhi, tes DNA dapat dilakukan dengan mengambil sampel dari tubuh, bisa dari paling tidak menyakitkan, Saliva (liur) hingga darah. Hal itu dilakukan baik untuk anak maupun orang tua yang meragukan.
Saat ini, di laboratorium tempatnya bekerja, Herawati mengakui setiap bulannya ada belasan orang yang mengujikan keabsahan anaknya di Eijkman Institute. "Kalau dulu orang pergi ke Singapura, sekarang enggak perlu lagi," tuturnya.
Untuk satu buah tes dengan menggunakan satu buah sample, akan memakan biaya sekitar Rp 5 Juta. Namun jika dibutuhkan data yang lebih akurat dengan menggunakan lebih dari satu kali uji coba, maka uang yang dibutuhkan tentunya akan lebih banyak lagi. (Tribunnews/Nurmulia Rekso P).
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Apa yang terjadi jika seorang bapak meragukan apakah anak yang dilahirkan istrinya, adalah anak kandungnya? Bagi sebagian laki-laki yang memiliki cukup uang, maka sang anak akan dibawa ke sebuah klinik untuk di uji DNAnya.
Menurut Kepala Bagian DNA Forensik, Eijkman Institute, Herawati Sudoyo, dari test DNA akan diketahui apakah DNA sang bapak menurun ke sang anak. Karena, jika DNA seorang bapak tidak terdapat di anak, maka siapa bapak kandung anak tersebut perlu dipertanyakan.
Menurut Kepala Bagian DNA Forensik Eijkmen Institute, Herawati Sadoyo, sang anak bisa saja di bawa ke laboratorium untuk diperiksa. "Tapi kalau memang hasil pengujian akan digunakan untuk bukti-bukti pengadilan, maka surat-suratnya harus lengkap dulu," tutur Herawati.
Setelah segala kebutuhan legal-formal terpenuhi, tes DNA dapat dilakukan dengan mengambil sampel dari tubuh, bisa dari paling tidak menyakitkan, Saliva (liur) hingga darah. Hal itu dilakukan baik untuk anak maupun orang tua yang meragukan.
Saat ini, di laboratorium tempatnya bekerja, Herawati mengakui setiap bulannya ada belasan orang yang mengujikan keabsahan anaknya di Eijkman Institute. "Kalau dulu orang pergi ke Singapura, sekarang enggak perlu lagi," tuturnya.
Untuk satu buah tes dengan menggunakan satu buah sample, akan memakan biaya sekitar Rp 5 Juta. Namun jika dibutuhkan data yang lebih akurat dengan menggunakan lebih dari satu kali uji coba, maka uang yang dibutuhkan tentunya akan lebih banyak lagi. (Tribunnews/Nurmulia Rekso P).
Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo | Editor: Prawira Maulana
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Iptek Terbaru
Ads Star
BERITA TERKINI
- Car Free Day, Jl Kol Sugiono Ditutup hingga Pukul…
- Delapan Naga Meriahkan Cap Go Meh di Pontianak
- Puskesmas Nangapanda Terbakar
- Dituding Selingkuh, Zumi Zola Bicara Pembangunan Daerah
- Prabowo Minta HUT ke-4 Gerindra Tak Berlebihan
- Iba Pada Kondisi Anak-anak Angie
- Mobil Calon Bupati Kolaka Utara Dirusak
- Razia Narkoba Polisi di Selecta Diduga Bocor
- Film Iron Lady Margaret Thatcher Dapat Simpati di…
- Petani Tuntut Polisi Bebaskan BBM Sitaan
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
