Minggu, 5 Februari 2012
Tribunnews.com

Mau Menguji DNA Anak Anda?

Tribunnews.com - Jumat, 3 September 2010 17:45 WIB
Share
Email
Print
  + Text 
Mau Menguji DNA Anak Anda?
ist
Ilustrasi
Laporan wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
- Apa yang terjadi jika seorang bapak meragukan apakah anak yang dilahirkan istrinya, adalah anak kandungnya? Bagi sebagian laki-laki yang memiliki cukup uang, maka sang anak akan dibawa ke sebuah klinik untuk di uji DNAnya.

Menurut Kepala Bagian DNA Forensik, Eijkman Institute, Herawati Sudoyo, dari test DNA akan diketahui apakah DNA sang bapak menurun ke sang anak. Karena, jika DNA seorang bapak tidak terdapat di anak, maka siapa bapak kandung anak tersebut perlu dipertanyakan.

Menurut Kepala Bagian DNA Forensik Eijkmen Institute, Herawati Sadoyo, sang anak bisa saja di bawa ke laboratorium untuk diperiksa. "Tapi kalau memang hasil pengujian akan digunakan untuk bukti-bukti pengadilan, maka surat-suratnya harus lengkap dulu," tutur Herawati.

Setelah segala kebutuhan legal-formal terpenuhi, tes DNA dapat dilakukan dengan mengambil sampel dari tubuh, bisa dari paling tidak menyakitkan, Saliva (liur) hingga darah. Hal itu dilakukan baik untuk anak maupun orang tua yang meragukan.

Saat ini, di laboratorium tempatnya bekerja, Herawati mengakui setiap bulannya ada belasan orang yang mengujikan keabsahan anaknya di Eijkman Institute. "Kalau dulu orang pergi ke Singapura, sekarang enggak perlu lagi," tuturnya.

Untuk satu buah tes dengan menggunakan satu buah sample, akan memakan biaya sekitar Rp 5 Juta. Namun jika dibutuhkan data yang lebih akurat dengan menggunakan lebih dari satu kali uji coba, maka uang yang dibutuhkan tentunya akan lebih banyak lagi. (Tribunnews/Nurmulia Rekso P).

Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo  |  Editor: Prawira Maulana
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
Ads Star
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup