TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Penyelundupan Ribuan Ponsel Nokia dari Singapura Digagalkan
Tribunnews.com - Jumat, 3 September 2010 22:30 WIB
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --- Aparat Direktorat Kepolisian Perairan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau menggagalkan upaya penyelundupan telepon seluler dari Singapura, Jumat.
"Ribuan ponsel ini masuk dari Singapura secara ilegal, tanppa dokumen barang," kata Direktur Polair Polda Kepri AKBP Yassin Kosasih.
Polisi menangkap tangan dua orang penyelundup saat menaikkan ribuan ponsel ke truk setelah tiba di pelabuhan rakyat sekitar Jembatan IV Barelang dengan menggunakan kapal laut dari Singapura.
Berdasarkan keterangan kedua tersangka kepada polisi, ribuan unit ponsel bermerk Nokia ini akan dibawa ke arah Nagoya.
"Mungkin akan dibawa ke Lucky Plaza," kata Yassin.
Kepada polisi, kedua tersangka mengatakan tidak tahu nama pemilik ribuan barang ilegal itu. Tersangka mengaku hanya bertugas membawa ponsel ke Lucky Plaza.
Selain ribuan ponsel, polisi juga mengamankan beberapa kotak aksesoris ponsel berbagai merk. Yassin mengatakan upaya penggagalan penyelundupan ponsel itu berkat informasi yang diterima polisi dari masyarakat.
"Keberhasilan ini berkat kerjasama yang baik dengan masyarakat. Kami berterimakasih kepada masyarakat," kata dia.
"Ribuan ponsel ini masuk dari Singapura secara ilegal, tanppa dokumen barang," kata Direktur Polair Polda Kepri AKBP Yassin Kosasih.
Polisi menangkap tangan dua orang penyelundup saat menaikkan ribuan ponsel ke truk setelah tiba di pelabuhan rakyat sekitar Jembatan IV Barelang dengan menggunakan kapal laut dari Singapura.
Berdasarkan keterangan kedua tersangka kepada polisi, ribuan unit ponsel bermerk Nokia ini akan dibawa ke arah Nagoya.
"Mungkin akan dibawa ke Lucky Plaza," kata Yassin.
Kepada polisi, kedua tersangka mengatakan tidak tahu nama pemilik ribuan barang ilegal itu. Tersangka mengaku hanya bertugas membawa ponsel ke Lucky Plaza.
Selain ribuan ponsel, polisi juga mengamankan beberapa kotak aksesoris ponsel berbagai merk. Yassin mengatakan upaya penggagalan penyelundupan ponsel itu berkat informasi yang diterima polisi dari masyarakat.
"Keberhasilan ini berkat kerjasama yang baik dengan masyarakat. Kami berterimakasih kepada masyarakat," kata dia.
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Internasional Terbaru
BERITA TERKINI
- Angelina dan Koster Dicekal Hingga 6 Bulan Kedepan
- Sudah Saatnya Astrid Ellena Tentukan Sikap
- Lima Pesan SBY pada Dzikir Akbar
- Usia Produktif Efektif Bermain Reksadana
- Penumpang Asal Inggris Terjatuh dari Kapal Pesiar…
- Donny Leimena Pertanyakan Status Ayah Kandung Astrid…
- Din Syamsudin: Agama Harus Jadi Pemecah Konflik
- Lima Elemen dalam Bank Mandiri Feng Shui Card
- Setahun Adjie Massaid Meninggal, Zahwa Curhat
- Perencanaan Investasi Masyarakat Masih Minim
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
