TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Sespri Wakapolri Pernah Telepon Pambudi Soal Rekening Gayus
Tribunnews.com - Jumat, 3 September 2010 20:50 WIB

TRIBUNNEWS.COM/BIAN H
Kompol Mohammad Arafat Enanie
Berita Terkait: Sidang Kompol Arafat
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yogi Gustaman
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Kompol Mohd Arafat Enanie mengatakan, awalnya kasus pajak dengan tersangka Gayus Halomoan Partahanan Tambunan tak menarik. Mulai menarik setelah penyidik memblokir rekening Gayus senilai Rp 28 miliar. Setelah pemblokiran, mulai bermunculan intervensi dari petinggi Polri.
Hal itu diungkapkan Arafat dalam pemeriksaannya sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (3/9/2010). "Awalnya kasus Gayus tidak menarik perhatian. Setelah diblokir menurut saya ada yang menarik, muncul intervensi," ucap Arafat.
Menurut Arafat, mereka yang melakukan intervensi adalah atasannya mantan Kanit III Asuransi dan Pajak Kombes Pambudi Pamungkas. Bahkan, Pambudi sempat menanyakan Arafat kenapa uang Gayus diblokir. Bukan itu saja, Sespri Wakapolri juga pernah telepon Pambudi. Saat itu Wakapolri dijabat Komjen Makbul Padmanegara.
"Saya pernah dipanggil oleh Kanit saya, karena dia (Kanit) ditelpon oleh Sesprinya Wakapolri. Waktu itu menanyakan persoalan kenapa ini diblokir? Tidak lama, saya dipanggil Kabareskrim waktu itu Pak Komjen Susno Duadji, menanyakan ada masalah apa rekening ini diblokir," paparnya.
Setelah intervensi tersebut, Arafat mengaku hati-hati menangani kasus Gayus. Apalagi, kasus ini sudah menjadi atensi Susno. Selain itu, Susno juga mewanti-wanti agar hati-hati. "Termasuk hati-hati seperti yang mulia tanyakan tadi, seperti menanyakan duit. Saya sangat khawatir dan takut," katanya.(*)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Kompol Mohd Arafat Enanie mengatakan, awalnya kasus pajak dengan tersangka Gayus Halomoan Partahanan Tambunan tak menarik. Mulai menarik setelah penyidik memblokir rekening Gayus senilai Rp 28 miliar. Setelah pemblokiran, mulai bermunculan intervensi dari petinggi Polri.
Hal itu diungkapkan Arafat dalam pemeriksaannya sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (3/9/2010). "Awalnya kasus Gayus tidak menarik perhatian. Setelah diblokir menurut saya ada yang menarik, muncul intervensi," ucap Arafat.
Menurut Arafat, mereka yang melakukan intervensi adalah atasannya mantan Kanit III Asuransi dan Pajak Kombes Pambudi Pamungkas. Bahkan, Pambudi sempat menanyakan Arafat kenapa uang Gayus diblokir. Bukan itu saja, Sespri Wakapolri juga pernah telepon Pambudi. Saat itu Wakapolri dijabat Komjen Makbul Padmanegara.
"Saya pernah dipanggil oleh Kanit saya, karena dia (Kanit) ditelpon oleh Sesprinya Wakapolri. Waktu itu menanyakan persoalan kenapa ini diblokir? Tidak lama, saya dipanggil Kabareskrim waktu itu Pak Komjen Susno Duadji, menanyakan ada masalah apa rekening ini diblokir," paparnya.
Setelah intervensi tersebut, Arafat mengaku hati-hati menangani kasus Gayus. Apalagi, kasus ini sudah menjadi atensi Susno. Selain itu, Susno juga mewanti-wanti agar hati-hati. "Termasuk hati-hati seperti yang mulia tanyakan tadi, seperti menanyakan duit. Saya sangat khawatir dan takut," katanya.(*)
Penulis: Yogi Gustaman | Editor: Juang Naibaho
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
BERITA TERKINI
- Arus Lalin Monas Padat saat Bubaran Dzikir Akbar
- Mengapa Nania Idol Hilang Dari Dunia Musik? Lihat…
- Kondisi THR Mengundang Aksi Maksiat
- Aksi Jambret Marak di Atambua
- Resmi Jadi Titisan Suzana, Julia Perez Fokus Main…
- Pengunjung Car Free Day Nikmati Sajian Cap Go Meh
- Apa Kabar Rida? TKI Malang yang Tak Boleh Pulang
- Astrid Ellena Anak di Luar Nikah
- Anak Main Pemantik, 4 Rumah Jadi Arang
- Persipon Pontianak Lolos ke Putaran Dua Divisi I
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
