TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Mengapa Wanita Terlihat Seksi di Masa Subur??
Tribunnews.com - Sabtu, 4 September 2010 04:57 WIB

ist
Ilustrasi
Berita Lainnya
ANDA tiba-tiba ingin berbelanja baju ketat atau berleher rendah? Hal itu bisa jadi pertanda, Anda berada di masa puncak kesuburan.
Menurut penelitian, ketika wanita membeli pakaian seksi untuk menarik perhatian pasangannya biasanya terjadi saat mereka berovulasi.
Para ilmuwan mengklaim, tanpa disadari, wanita terdorong untuk terlihat memukau di puncak kesuburan mereka.
"Biasanya, di masa subur, tak hanya ingin terlihat lebih seksi dan berhasrat di depan pasangan, wanita juga punya keinginan mengalahkan penampilan wanita lain yang dianggap saingan. Intinya, pada masa subur, wanita ingin menjadi pusat perhatian," Kristina Durante, dari Universitas Minnesota, seperti dikutip dari Daily Mail.
Penelitian yang dipublikasi dalam Journal of Consumer Research, ini menunjukkan pemilihan produk oleh konsumen bisa dipengaruhi faktor hormonal. Yang dampaknya adalah keinginan berbusana seksi untuk menarik perhatian pasangan.
"Selain berusaha memukau pasangan, pada fase ini wanita juga bisa memotivasi wanita lain cara menarik perhatian pria," kata Dr. Durante, peneliti dari University Carlson School of Management.
Penelitian ini dilakukan dengan mengajukan pertanyaan pada wanita yang berada dalam berbagai fase menstruasi. Pertanyaannya seputar pilihan mereka soal produk fashion, mulai dari pakaian hingga aksesori.
Menurut penelitian, ketika wanita membeli pakaian seksi untuk menarik perhatian pasangannya biasanya terjadi saat mereka berovulasi.
Para ilmuwan mengklaim, tanpa disadari, wanita terdorong untuk terlihat memukau di puncak kesuburan mereka.
"Biasanya, di masa subur, tak hanya ingin terlihat lebih seksi dan berhasrat di depan pasangan, wanita juga punya keinginan mengalahkan penampilan wanita lain yang dianggap saingan. Intinya, pada masa subur, wanita ingin menjadi pusat perhatian," Kristina Durante, dari Universitas Minnesota, seperti dikutip dari Daily Mail.
Penelitian yang dipublikasi dalam Journal of Consumer Research, ini menunjukkan pemilihan produk oleh konsumen bisa dipengaruhi faktor hormonal. Yang dampaknya adalah keinginan berbusana seksi untuk menarik perhatian pasangan.
"Selain berusaha memukau pasangan, pada fase ini wanita juga bisa memotivasi wanita lain cara menarik perhatian pria," kata Dr. Durante, peneliti dari University Carlson School of Management.
Penelitian ini dilakukan dengan mengajukan pertanyaan pada wanita yang berada dalam berbagai fase menstruasi. Pertanyaannya seputar pilihan mereka soal produk fashion, mulai dari pakaian hingga aksesori.
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Lifestyle Terbaru
BERITA TERKINI
- Resmi Jadi Titisan Suzana, Julia Perez Fokus Main…
- Pengunjung Car Free Day Nikmati Sajian Cap Go Meh
- Apa Kabar Rida ? TKI Malang yang Tak Boleh Pulang
- Astrid Ellena Anak di Luar Nikah
- Anak Main Pemantik, 4 Rumah Jadi Arang
- Persipon Pontianak Lolos ke Putaran Dua Divisi I
- Ritual Terakhir Julia Perez Agar Menjadi Titisan Suzana
- Presiden Lee Kunjungi Negara Timur Tengah
- Pemerintah akan Dirikan 4 Institut Seni dan Budaya…
- Abrasi Mengancam Pantai Matras
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
