TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Polisi Gagalkan Penyelundupan 720 HP ke Batam
Tribunnews.com - Sabtu, 4 September 2010 01:17 WIB

Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Sebanyak 2.583 unit HP selundupan berhasil digagalkan polisi Pekanbaru, Riau. beberapa waktu lalu. Selain Riau, Batam termasuk wilayah paling rawan penyelundupan HP asal Singapura. Di wilayah ini banyak ditemukan HP dengan berbagai merek, khususnya di kawasan Lucky Plaza.
Laporan Wartawan Tribun Batam, Zabur Anjasfianto
TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Para penyelundup tak henti-hentinya melakukan aksinya, menyasar Batam sebagai tempat mengais keuntungan secara ilegal.
Penyelundupan 720 unit handphone (HP) berbagai merek dan asesorisnya berhasil digagalkan jajaran Direktorat Polisi Perairan (Dit Polair) Polda Kepri, Jumat (3/9/2010) sekitar pukul 10.30 WIB.
Ratusan telepon genggam tersebut diangkut menggunakan mobil Toyota Inova silver dengan nomor polisi (nopol) BP 1349 MY dan mobil sedan dengan nopol BP 1803 XF. Namun sebelum masuk Batam, mereka dihadang di Pantai Seragon, Pulau Galang, Kepulauan Riau (Kepri).
Saat diperiksa, mobil tersebut berisikan 720 unit HP dengan asesoris yang diduga didatangkan dari negara tetangga, Singapura. Rencananya, handphone tersebut dimasukkan secara ilegal ke Batam melalui Pantai Seragon.
Direktur Polair Polda Kepri, Kombes Pol Moch Yassin Kosasi mengatakan, tim Buru Sergap (Buser) Dit Polair Polda Kepri sudah mengintai beberapa hari dan akhirnya para penyelundup berhasil ditangkap, Jumat pagi.
Yasin menyebutkan, dalam mobil tersebut ditemukan 25 kardus yang berisikan 720 unit HP, kemudian 25 kardus lagi berisikan asesoris HP. Kini, tersangkanya masih menjalani pemeriksaan. Polisi baru menangkap dua orang yang bertugas sebagai supir dan kernet, yakni Riki Saputra dan Ramasah.
"Ya, kita juga mengamankan dua orang yang bertugas untuk menjemput ratusan HP tersebut dari pantai Seragon, Pulau Galang. Keduanya saat diperiksa mengaku disuruh oleh salah seorang pemilik HP tersebut," ujar Yassin.
TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Para penyelundup tak henti-hentinya melakukan aksinya, menyasar Batam sebagai tempat mengais keuntungan secara ilegal.
Penyelundupan 720 unit handphone (HP) berbagai merek dan asesorisnya berhasil digagalkan jajaran Direktorat Polisi Perairan (Dit Polair) Polda Kepri, Jumat (3/9/2010) sekitar pukul 10.30 WIB.
Ratusan telepon genggam tersebut diangkut menggunakan mobil Toyota Inova silver dengan nomor polisi (nopol) BP 1349 MY dan mobil sedan dengan nopol BP 1803 XF. Namun sebelum masuk Batam, mereka dihadang di Pantai Seragon, Pulau Galang, Kepulauan Riau (Kepri).
Saat diperiksa, mobil tersebut berisikan 720 unit HP dengan asesoris yang diduga didatangkan dari negara tetangga, Singapura. Rencananya, handphone tersebut dimasukkan secara ilegal ke Batam melalui Pantai Seragon.
Direktur Polair Polda Kepri, Kombes Pol Moch Yassin Kosasi mengatakan, tim Buru Sergap (Buser) Dit Polair Polda Kepri sudah mengintai beberapa hari dan akhirnya para penyelundup berhasil ditangkap, Jumat pagi.
Yasin menyebutkan, dalam mobil tersebut ditemukan 25 kardus yang berisikan 720 unit HP, kemudian 25 kardus lagi berisikan asesoris HP. Kini, tersangkanya masih menjalani pemeriksaan. Polisi baru menangkap dua orang yang bertugas sebagai supir dan kernet, yakni Riki Saputra dan Ramasah.
"Ya, kita juga mengamankan dua orang yang bertugas untuk menjemput ratusan HP tersebut dari pantai Seragon, Pulau Galang. Keduanya saat diperiksa mengaku disuruh oleh salah seorang pemilik HP tersebut," ujar Yassin.
Editor: Anwar Sadat Guna | Sumber: Tribun Batam
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Regional Terbaru
BERITA TERKINI
- Warga Tanralili Rayakan Maulid Bersama Bupati
- Dzikir Akbar Usai Sebagian Jalan di Jakpus Macet
- 17 Universitas di Sulawesi Terancam Jadi Sekolah Tinggi
- Bangunan Medali Beijing Sebabkan kekhawatiran di Cina
- Dua Pemain Anyar Juve Langsung Masuk Skuad Hadapi…
- Anggota Armed Boyong Hadiah Utama Jalan Santai
- Ini Kekayaan Angelina Sondakh
- Sempat Ditutup, Bandara Supadio Kembali Beroperasi
- Ke Makam Ayahnya, Aliyah Massaid Tak Ditemani Angie
- Heran Kenapa Cuma Angie yang Tersangka
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
