Kamis, 17 Mei 2012
Tribunnews.com

PBNU Desak SBY Berani Hadapi Malaysia

Tribunnews.com - Senin, 6 September 2010 02:10 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
PBNU Desak SBY Berani Hadapi Malaysia
Tribunnews.com/Ismanto
Said Aqil Siradj
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siradj berharap kepada  Presiden SBY agar mendesak Malaysia meminta maaf kepada Indonesia. Hal ini terkait atas pelecehan terhadap kedaulatan bangsa dengan melakukan pelanggaran perbatasan dan penangkapan kepada tiga petugas DKP (Departemen Kelautan dan Perikanan) itu. SBY diharapkan berani menghadapi Malaysia.

“Yang diinginkan PBNU dalam masalah Malaysia-Indonesia adalah, SBY bersikap tegas dan berani kepada Malaysia karena kita ada di pihak yang benar. SBY harus nyatakan bahwa kamu (Malaysia) terbukti salah dan untuk itu harus meminta maafkepada rakyat Indonesia,” tandas Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj pada wartawan saat berbuka puasa bersama dengan para ulama, duta besar negara sahabatdan pengurus PBNU di Kantor PBNU Sabtu (4/9/2010) kemarin.

"Masalah ini menyangkut harga diri dan kedaulatan bangsa Indonesia. Sebagai kepala negara SBY harus tegas menghadapi setiap negara yang coba-cobamelecehkan kedaulatan negara,” katanya lagi.

Editor: Kisdiantoro
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup