TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Tantowi Yahya: Mustahil Kita Perang dengan Malaysia
Tribunnews.com - Jumat, 10 September 2010 20:15 WIB

Tribunnews.com/Richard Tampubolon
Tantowi Yahya
Berita Terkait: Indonesia dan Malaysia Memanas
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Richard Tampubolon
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Konflik RI-Malaysia memang benar-benar memancing emosi seluruh rakyat Indonesia. Mulai dari masalah TKI, perbatasan wilayah, hingga penangkapan tiga petugas kita oleh aparat Malaysia.
Bahkan, ada pihak-pihak tertentu yang pernah memancing isu untuk 'perang' dengan Malaysia. Namun, presenter sekaligus anggota DPR-RI, Tantowi Yahya, mengaku rencana perang itu adalah hal yang absurd (mustahil).
"Terlalu absurd bagi kita untuk perang dengan Malaysia. Bayangkan, anggaran untuk Angkatan Bersenjata kita saja cuma Rp 50 triliun, padahal itu masih jauh dari Minimum Essential Force (MEF), yaitu Rp 150 triliun untuk memperkuat angkatan kita," kata Tantowi saat acara open house di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jumat (10/9/2010).
"Anggaran itu aja hanya sepertiganya. Gimana mau perang? Saya rasa itu gagasan yang absurd dan naif," tambahnya.
Hal itulah yang membuat dirinya prihatin. Tantowi mengaku bahwa dirinya berusaha sebagai anggota DPR-RI untuk meningkatkan anggaran untuk angkatan bersenjata dan untuk pertahanan negara kita. "Paling tidak kalau mau perang itu harus memenuhi minimum essential force, Rp 150 triliun," katanya mengakhiri pembicaraan.(*)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Konflik RI-Malaysia memang benar-benar memancing emosi seluruh rakyat Indonesia. Mulai dari masalah TKI, perbatasan wilayah, hingga penangkapan tiga petugas kita oleh aparat Malaysia.
Bahkan, ada pihak-pihak tertentu yang pernah memancing isu untuk 'perang' dengan Malaysia. Namun, presenter sekaligus anggota DPR-RI, Tantowi Yahya, mengaku rencana perang itu adalah hal yang absurd (mustahil).
"Terlalu absurd bagi kita untuk perang dengan Malaysia. Bayangkan, anggaran untuk Angkatan Bersenjata kita saja cuma Rp 50 triliun, padahal itu masih jauh dari Minimum Essential Force (MEF), yaitu Rp 150 triliun untuk memperkuat angkatan kita," kata Tantowi saat acara open house di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jumat (10/9/2010).
"Anggaran itu aja hanya sepertiganya. Gimana mau perang? Saya rasa itu gagasan yang absurd dan naif," tambahnya.
Hal itulah yang membuat dirinya prihatin. Tantowi mengaku bahwa dirinya berusaha sebagai anggota DPR-RI untuk meningkatkan anggaran untuk angkatan bersenjata dan untuk pertahanan negara kita. "Paling tidak kalau mau perang itu harus memenuhi minimum essential force, Rp 150 triliun," katanya mengakhiri pembicaraan.(*)
Editor: Juang Naibaho
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Internasional Terbaru
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan

