TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Nekat! Model Playboy Mau Buka Pintu Pesawat Saat Terbang
Tribunnews.com - Senin, 13 September 2010 11:15 WIB

cbsnews.com
Berita Lainnya
NEWARK, TRIBUNNEWS.COM -- Model Playboy,Tiffany Livingston (21) terpaksa diamankan aparat keamanan karena diduga mencoba membuka pintu pesawat dalam penerbangan.
Menurut sejumlah penumpang, Tiffany, tiba-tiba berusaha membuka pintu ketika pesawat Jetblue dengan nomor penerbangan 522 dari Orlando menuju Newark, Amerika Serikat, tengah berada di ketinggian 10 ribu kaki. Namun, upayanya itu berhasil dicegah kru dan penumpang yang lain.
Begitu pesawat mendarat, Tiffany langsung ditangkap namun dibebaskan beberapa jam kemudian. Hasil penyelidikan aparat berwenang, perempuan cantik itu bukan ingin membuka pintu, namun tengah mencoba menstabilkan diri karena diserang panik dan rasa takut saat terjadi turbulensi.
Seorang sumber yang dekat dengan Tiffany menyatakan kepada New York Post dan dikutip telegraph.co.uk, Sabtu (11/9/2010), bahwa ia pernah mengalami hal yang sama sebelumnya, namun menurutnya tidak seburuk ini.
Kathleen Longsderff, direktur agensi yang pernah mempekerjakan Tiffany mengungkapkan, model tersebut memiliki pengalaman buruk di masa lalu, “Namun, ia selalu berupaya memelihara profesionalismenya di bisnis modeling.”
Sedangkan Alison Crole, juru bicara JetBlue, menegaskan pihaknya siap bekerja sama dengan otoritas lokal terkait kasus tersebut.(surya)
Menurut sejumlah penumpang, Tiffany, tiba-tiba berusaha membuka pintu ketika pesawat Jetblue dengan nomor penerbangan 522 dari Orlando menuju Newark, Amerika Serikat, tengah berada di ketinggian 10 ribu kaki. Namun, upayanya itu berhasil dicegah kru dan penumpang yang lain.
Begitu pesawat mendarat, Tiffany langsung ditangkap namun dibebaskan beberapa jam kemudian. Hasil penyelidikan aparat berwenang, perempuan cantik itu bukan ingin membuka pintu, namun tengah mencoba menstabilkan diri karena diserang panik dan rasa takut saat terjadi turbulensi.
Seorang sumber yang dekat dengan Tiffany menyatakan kepada New York Post dan dikutip telegraph.co.uk, Sabtu (11/9/2010), bahwa ia pernah mengalami hal yang sama sebelumnya, namun menurutnya tidak seburuk ini.
Kathleen Longsderff, direktur agensi yang pernah mempekerjakan Tiffany mengungkapkan, model tersebut memiliki pengalaman buruk di masa lalu, “Namun, ia selalu berupaya memelihara profesionalismenya di bisnis modeling.”
Sedangkan Alison Crole, juru bicara JetBlue, menegaskan pihaknya siap bekerja sama dengan otoritas lokal terkait kasus tersebut.(surya)
Editor: Tjatur Wisanggeni | Sumber: Surya
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Internasional Terbaru
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan

