Kamis, 17 Mei 2012
Tribunnews.com

Patrialis Akbar Tak Merasa Dibohongi Syaukani

Tribunnews.com - Selasa, 28 September 2010 18:40 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Patrialis Akbar Tak Merasa Dibohongi Syaukani
 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -
Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar tidak merasa dibohongi oleh mantan Bupati Kutai Kertanegara Syaukani HS. Meski koruptor tersebut terlihat segar bugar di kampung halamannya, di Kutai Kertanegara, Patrialis menyatakan pemberian grasi yang diberikan sudah tepat.

Ditemui di Istana Negara usai menghadiri acara pelantikan Panglima TNI Agus Soehartono dan KSAL Laksdya Soeparno, Patrialis mengatakan, akan mengecek kebenaran sakit Syaukani yang dikabarkan mendadak sehat tak lama setelah tiba di Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur.

Sebelumnya, Syaukani bisa bebas setelah mendapatkan grasi (pengampunan) dari Presiden SBY dengan pertimbangan sakit permanen yang diperkuat oleh pernyataan tim dokter yang menangani Syaukani, yang tak lain mantan Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Timur ini.

"Informasi seperti ini, saya akan meminta kakanwil di sana (Kutai Kertanegara) untuk melakukan cek dan ricek, benar atau tidak. Kalau memang betul, ya di luar dugaan kita sebagai manusia biasa. Kita memberikan itu (grasi) atas dasar kemanusiaan. Dan ini cuma satu-satunya kasus korupsi yang mendapatkan grasi," kata Patrialais.

Patrialis menjelaskan, kapasitasnya sebagai Menkum HAM, termasuk Presiden SBY, tidak berwewenang untuk mencabut grasi yang diberikan kepada Syaukani HS.

"Saya tak merasa dibohongi. Saya tak melihat ada pembhonongan karena begitulah kenyataannya. Apalagi, ada rekomendasi dari dokter sangat kuat, resmi. Juga wawancara bersama-sama. Jadi, waktu itu nggak (dibohongi). Kalau sekarang ada kesembuhan, saya kira suatu keajaiban," kata Patrialis sambil tersenyum.

Ia juga menolak bila dikatakan pemerintah telah melakukan kesalahan dalam memberikan grasi kepada koruptor, maupun remisi kepada teroris.(*)

Penulis: Rachmat Hidayat  |  Editor: Juang Naibaho
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup