Kamis, 7 Mei 2026

Blog Tribunners

Sisi Lain dari TKW Indonesia

Saya mau mengomentari terbunuhnya mantan TKW oleh seorang suami, yang diduga pemicunya SMS mesra dari seseorang.

Tayang:
Penulis: Totok
Editor: Widiyabuana Slay
TRIBUNNEWS.COM - Saya mau mengomentari terbunuhnya mantan TKW oleh seorang suami, yang diduga pemicunya SMS mesra dari seseorang. Bagi para suami yang istrinya pergi keluar negeri menjadi TKW memang harus benar-benar ekstra waspada. Pengalaman yang saya jumpai selama ini memang banyak TKW yang masih berstatus istri, pacaran lagi bahkan sampai nikah dengan orang lain tanpa sepengetahuan suami.

Permasalahan akan timbul ketika seorang TKW keluar (kabur) dari majikannya, lalu tinggal di penampungan. Dalam lingkungan penampungan banyak laki atau perempuan biasanya campur dalam satu apartemen. Pertamanya sekedar pertemanan atau curhat satu sama lain dengan lawan jenis.

Karena perempuan butuh perlindungan, tempat tinggal dan tentunya kasih sayang, akhirnya mereka memutuskan untuk menikah. Walau dengan alasan untuk menghindari zinah, dengan cara apapun kadang si perempuan mengaku janda.

Kalau TKW yang masih bekerja sama majikan resmi, biasanya cuma sekedar berpacaran lewat telepon seluler. Karena umumnya seorang TKW memiliki ponsel, alasannya untuk komunikasi dengan keluarga di Indonesia.  Meskipun majikan ada yang melarang tapi mereka beli sembunyi-sembunyi titip lewat kawannya.

Saya pernah menolong pembantu asal Purwakarta untuk mencarikan pekerjaan. Selang dua hari datang orang Bangladesh membawakan Jamu EM kapsul. Nggak taunya si perempuan tadi sudah telat datang bulan, dengan laki-laki luar tersebut. Padahal sebelumnya didepan saya si perempuan itu habis telpon sama suami dan anaknya. Bahkan SMS sama fotonya ditunjukin sama saya.

Pernah juga TKW asal Pekalongan, tadinya sering minta tolong sama saya. Tahu-tahu dia kawin juga sama orang Bangladesh yang kerjanya nungguin apartemen. Tadinya waktu saya ingatkan alasanya (maaf) "rudalnya enak". Selang beberapa bulan dia merengek-rengek sama saya, untuk memintakan uang sama perhiasannya di orang Bangladesh itu.

Belum beres permasalahan itu, dia kawin (sah nggaknya Wallahu'alam) sama orang Arab. Padahal tetangganya ada yang tahu kalau perempuan itu masih memiliki suami, bahkan dia pergi keluar negeri meninggalkan anaknya yang masih kecil.

Masih banyak lagi cerita TKW yang menjalin hubungan 'kasmaran' selain dengan suami sahnya. Jadi mohon hati-hati bagi suami yang istrinya mau minta ijin pergi keluar negeri untuk jadi TKI. Jangan asal mengharapkan uangnya saja, tapi keharmonisan rumah tangga juga harus dikedepankan.

Bagi para perempuan yang mau kerja jadi TKW, tolong jaga nama baik bangsa kita sendiri. Jangan malah menjatuhkan martabat bangsanya sendiri terhadap bangsa lain. Sudah cukup penghinaan selama ini, makanya sering TKI berantem dengan bangsa lain karena nggak mau martabat bangsa kita diinjak-injak bangsa lain.

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved