TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel
Para Aktivis Spanyol Bugil Demi Membela Hewan
Tribunnews.com - Selasa, 7 Desember 2010 16:44 WIB

net
Ilustrasi
Berita Lainnya
TRIBUNNEWS.COM, BARCELONA --- Para aktivis rela bugil dalam demo tanpa pakaian di pusat Kota Bercelona, Spanyol. Hal ini dilakukan untuk menentang pembunuhan hewan demi mendapatkan kulit-kulit berkualitas
untuk bahan pakaian.
Seperti dilansir kantor berita Xinhua, Senin (6/12/2010), aksi bugil sekitar 50 aktivis itu merupakan reaksi atas banyaknya penyiksaan dan pembunuhan bintang untuk kepentingan fashion. Menurut mereka, banyak hewan dikebiri hingga diambil bulunya untuk membuat mantel dan topi.
"Berapa banyak hewan yang harus mati demi sebuah mantel bulu. Orang yang menyayangi hewan tidak akan melihat mantel bulu sebagai gaya hidup dan kemewahan. Hal itu berarti penyiksaan dan kekejaman," teriak juru bicara aksi itu, Leticia Olivares.
Situs Mg.co.za melaporkan, aksi telanjang itu merupakan representasi hewan-hewan yang teraniaya. Seperti rubah, musang, berang-berang, lynxes, dan spesies lain yang dibesarkan di penangkaran. Kerap hewan-hewan itudibunuh secara brutal.
Seperti dilansir kantor berita Xinhua, Senin (6/12/2010), aksi bugil sekitar 50 aktivis itu merupakan reaksi atas banyaknya penyiksaan dan pembunuhan bintang untuk kepentingan fashion. Menurut mereka, banyak hewan dikebiri hingga diambil bulunya untuk membuat mantel dan topi.
"Berapa banyak hewan yang harus mati demi sebuah mantel bulu. Orang yang menyayangi hewan tidak akan melihat mantel bulu sebagai gaya hidup dan kemewahan. Hal itu berarti penyiksaan dan kekejaman," teriak juru bicara aksi itu, Leticia Olivares.
Situs Mg.co.za melaporkan, aksi telanjang itu merupakan representasi hewan-hewan yang teraniaya. Seperti rubah, musang, berang-berang, lynxes, dan spesies lain yang dibesarkan di penangkaran. Kerap hewan-hewan itudibunuh secara brutal.
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Internasional Terbaru
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan

