TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
Kabar Aa Gym Cerai Berembus Sejak Poligami
Tribunnews.com - Jumat, 31 Desember 2010 20:06 WIB

TRIBUNNEWS.COM/DOK
KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) dengan istri pertamanya, Hj Ninih Muthmainah (Teh Ninih)
Berita Terkait: Aa Gym Cerai
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Berita dugaan perceraian pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) dengan istri pertamanya, Hj Ninih Muthmainah (Teh Ninih), sudah berembus lama. Kabar perceraian itu menjadi perbincangan masyarakat ketika Aa Gym memutuskan untuk menikahi mantan Sekretaris MG Corporation, Teh Rini. Demikian disiarkan situs berita klik-galamedia.
Aa Gym dan Teh Ninih yang kerap tampil beruda dalam banyak acara, menjadi penyanggah gunjingan masyarakat. Namun, pergunjingan perceraian itu masih menjadi topi obrolan para jemaah Aa Gym.
Karena poligami itu pula, berembus kabar dan dugaan menyusutnya jumlah perusahaan di bawah Yayasan DT. Bagian Layanan dan Informasi DT, Zaenal Arifin, mengaku tidak ada hubungan antara kabar poligami dengan penyusutan sejumlah perusahaan.
Tetapi ia mengakui, tahun 2005-an MQ Corporation membawahi 20 perusahaan yang bergerak dibidang jasa, niaga, dan media. Namun kini hanya ada 5 perusahaan, yakni MQ TV, travel, radio, media, dan MQS (produksi buku).
Aa Gym dan Teh Ninih yang kerap tampil beruda dalam banyak acara, menjadi penyanggah gunjingan masyarakat. Namun, pergunjingan perceraian itu masih menjadi topi obrolan para jemaah Aa Gym.
Karena poligami itu pula, berembus kabar dan dugaan menyusutnya jumlah perusahaan di bawah Yayasan DT. Bagian Layanan dan Informasi DT, Zaenal Arifin, mengaku tidak ada hubungan antara kabar poligami dengan penyusutan sejumlah perusahaan.
Tetapi ia mengakui, tahun 2005-an MQ Corporation membawahi 20 perusahaan yang bergerak dibidang jasa, niaga, dan media. Namun kini hanya ada 5 perusahaan, yakni MQ TV, travel, radio, media, dan MQS (produksi buku).
Editor: Kisdiantoro
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Regional Terbaru
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
