TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel
Tokoh Lintas Agama Ungkap 18 Kebohongan Rezim SBY (1)
Tribunnews.com - Senin, 10 Januari 2011 15:05 WIB

fotografer presiden
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Berita Lainnya
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alie Usman
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam pertemuan lintas agama yang digelar hari ini, Senin (10/1/2011), para tokoh agama dan segenap aktivis serta emelen masyarakat merilis 18 daftar kebohongan yang dilakukan rezim Susilo Bambang Yudhoyono selama memimpin negara.
Dari 18 kebohongan SBY terhadap rakyat Indonesia, mereka membagi dua kategori kebohongan yang dilakukan SBY. Sebanyak 9 kebohongan merupakan kebohongan lama, sementara 9 lainnya merupakan kebohongan baru.
Yang paling mencolok dari kebohongan-kebohongan SBY tersebut adalah soal angka kemiskinan. Pemerintah berkali-kali menyatakan telah berhasil mengurangi kemiskinan menjadi 31,02 juta jiwa.
Faktanya, jika digunakan pendekatan penduduk yang layak menerima beras untuk rakyat miskin (Raskin), maka pada tahun 2010 kemarin, jumlah penerima Raskin mencapai 70 juta orang.
Tak hanya itu, jika dilihat dari data penduduk yang berhak menerima layanan kesehatan bagi orang miskin (Jamkesmas), jumlah warga miskin di Indonesia malah mencapai 76,4 juta jiwa.
"Itu baru satu. Masih ada 17 kebohongan lain yang dilakukan SBY. Kami memberikan waktu empat hari bagi siapapun yang ingin mengkritisi daftar tersebut jika memang dianggap bohong dan fiktif," ujar Efendi Ghazali yang didaulat menjadi moderator acara.(bersambung)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam pertemuan lintas agama yang digelar hari ini, Senin (10/1/2011), para tokoh agama dan segenap aktivis serta emelen masyarakat merilis 18 daftar kebohongan yang dilakukan rezim Susilo Bambang Yudhoyono selama memimpin negara.
Dari 18 kebohongan SBY terhadap rakyat Indonesia, mereka membagi dua kategori kebohongan yang dilakukan SBY. Sebanyak 9 kebohongan merupakan kebohongan lama, sementara 9 lainnya merupakan kebohongan baru.
Yang paling mencolok dari kebohongan-kebohongan SBY tersebut adalah soal angka kemiskinan. Pemerintah berkali-kali menyatakan telah berhasil mengurangi kemiskinan menjadi 31,02 juta jiwa.
Faktanya, jika digunakan pendekatan penduduk yang layak menerima beras untuk rakyat miskin (Raskin), maka pada tahun 2010 kemarin, jumlah penerima Raskin mencapai 70 juta orang.
Tak hanya itu, jika dilihat dari data penduduk yang berhak menerima layanan kesehatan bagi orang miskin (Jamkesmas), jumlah warga miskin di Indonesia malah mencapai 76,4 juta jiwa.
"Itu baru satu. Masih ada 17 kebohongan lain yang dilakukan SBY. Kami memberikan waktu empat hari bagi siapapun yang ingin mengkritisi daftar tersebut jika memang dianggap bohong dan fiktif," ujar Efendi Ghazali yang didaulat menjadi moderator acara.(bersambung)
Penulis: Alie Usman | Editor: Juang Naibaho
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan

