TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel
Mira Lesmana: Pendidikan Film Sangat Dibutuhkan
Tribunnews.com - Kamis, 24 Februari 2011 08:30 WIB

Twitter
Mira Lesmana
Berita Terkait: Penarikan Film Asing
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fajar Pratama
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sutradara film Ada Apa Dengan Cinta, Mira Lesmana berpendapat bahwa Pemerintah harus berhati-hati dengan keputusan menarik film-film Hollywood dari bioskop-bioskop lokal. Karena menurut Mira Lesmana, film-film Indonesia belum mempunyai kualitas yang baik.
Oleh karena itu, sutradara film Petualangan Sherina itu berharap dibuatnya sekolah untuk pendidikan film."
"Yang saya tekankan harus ada pendidikan film, semacam kursus, dan perhatian Pemerintah kepada calon sineas-sineas berbakat. Pendidikan film saat ini dibutuhkan, ujar Mira Lesmana, di Radio Delta, bilangan Blok M, Rabu malam (23/2/2011).
Melihat banyaknya film-film horor yang semakin marak hadir, Mira Lesmana berharap agar kualitas film horor bisa lebih baik. Dalam hal ini, Mira Lesmana memperbandingkan film horor di Indonesia dengan di luar negeri.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sutradara film Ada Apa Dengan Cinta, Mira Lesmana berpendapat bahwa Pemerintah harus berhati-hati dengan keputusan menarik film-film Hollywood dari bioskop-bioskop lokal. Karena menurut Mira Lesmana, film-film Indonesia belum mempunyai kualitas yang baik.
Oleh karena itu, sutradara film Petualangan Sherina itu berharap dibuatnya sekolah untuk pendidikan film."
"Yang saya tekankan harus ada pendidikan film, semacam kursus, dan perhatian Pemerintah kepada calon sineas-sineas berbakat. Pendidikan film saat ini dibutuhkan, ujar Mira Lesmana, di Radio Delta, bilangan Blok M, Rabu malam (23/2/2011).
Melihat banyaknya film-film horor yang semakin marak hadir, Mira Lesmana berharap agar kualitas film horor bisa lebih baik. Dalam hal ini, Mira Lesmana memperbandingkan film horor di Indonesia dengan di luar negeri.
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama | Editor: Anita K Wardhani
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Seleb Terbaru
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan

