TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel
Marzuki Alie Minta Pemerintah Jaga Kepentingan Nasional
Tribunnews.com - Sabtu, 26 Februari 2011 14:48 WIB

IST
Berita Terkait: Penarikan Film Asing
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Andri Malau
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua DPR Marzuki Alie meminta pemerintah lebih menjaga kepentingan nasional terkait upaya pihak asing menarik seluruh film asing dari bioskop-bioskop di Tanah Air.
"Saya tidak begitu tahu detailnya. Tapi sebagai anak bangsa harus menjaga kepentingan nasional dan bangsa. Jangan sampai dibiarkan sebebas-bebasnya,” tegas Ketua DPR dari Fraksi Partai Demokrat, saat berdiskusi bersama Blogger Kompasiana, di Jakarta, Sabtu (26/2/2011).
Karena menurutnya, tidak ada negara di dunia ini yang melepas negara dengan sebebas-bebasnya dengan aneka kepentingan, baik asing maupun sekelompok atau sebagian anggota masyarakat saja.
Negara sekelas Amerika Serikat saja, tegasnya, masih tetap mengarusutamakan kepentingan warganya ketimbang memberikan ruang bebas bagi kepentingan lain.
“AS saja masih menjaga kepentingan warga dan negaranya,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, film asing atau produksi negeri Paman Sam (AS) akan ditarik dari seluruh bioskop-bioskop di Indonesia, mulai Jumat pekan lalu.
Noorca Masardi selaku juru bicara pihak 21 Cineplex mengatakan seluruh film-film asing yang berada di Tanah Air, telah diturunkan dari penayangannya di setiap bioskop yang ada, di antaranya Studio 21/XXI/Blitz Megaplex).
Motion Picture Associated (MPA) mewakili sejumlah perusahan film asing Amerika sudah resmi menarik semua film asing yang beredar di bioskop-bioskop Indonesia.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua DPR Marzuki Alie meminta pemerintah lebih menjaga kepentingan nasional terkait upaya pihak asing menarik seluruh film asing dari bioskop-bioskop di Tanah Air.
"Saya tidak begitu tahu detailnya. Tapi sebagai anak bangsa harus menjaga kepentingan nasional dan bangsa. Jangan sampai dibiarkan sebebas-bebasnya,” tegas Ketua DPR dari Fraksi Partai Demokrat, saat berdiskusi bersama Blogger Kompasiana, di Jakarta, Sabtu (26/2/2011).
Karena menurutnya, tidak ada negara di dunia ini yang melepas negara dengan sebebas-bebasnya dengan aneka kepentingan, baik asing maupun sekelompok atau sebagian anggota masyarakat saja.
Negara sekelas Amerika Serikat saja, tegasnya, masih tetap mengarusutamakan kepentingan warganya ketimbang memberikan ruang bebas bagi kepentingan lain.
“AS saja masih menjaga kepentingan warga dan negaranya,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, film asing atau produksi negeri Paman Sam (AS) akan ditarik dari seluruh bioskop-bioskop di Indonesia, mulai Jumat pekan lalu.
Noorca Masardi selaku juru bicara pihak 21 Cineplex mengatakan seluruh film-film asing yang berada di Tanah Air, telah diturunkan dari penayangannya di setiap bioskop yang ada, di antaranya Studio 21/XXI/Blitz Megaplex).
Motion Picture Associated (MPA) mewakili sejumlah perusahan film asing Amerika sudah resmi menarik semua film asing yang beredar di bioskop-bioskop Indonesia.
Penulis: Srihandriatmo Malau | Editor: Anwar Sadat Guna
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan

