TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel
Kontraktor Berau Coal Ikut Fire and Rescue Challenge
Tribunnews.com - Minggu, 6 Maret 2011 21:24 WIB
Berita Lainnya
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Amalia Husnul
TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG REDEB - Minggu (6/3/2011) seluruh perwakilan kontraktor PT Berau Coal (BC) di site Binungan, Lati, dan Samburakat mengikuti fire and rescue challenge yang digelar BC dalam rangka memperingati bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb.
Guna memperkenalkan pentingnya keselamatan kerja, BC memilih menggelar fire and rescue challenge. "Pentingnya kewaspadaan dalam menjalankan tugas di lapangan, menjadi tuntutan utama dalam menjalankan pekerjaan. Menekan angka kecelakaan kerja bukan saja diwajibkan pada tenaga kerja yang bertugas di lapangan, namun seluruh karyawan perusahaan wajib mengantisipasinya," jelas Yasmu Kurniady, Ketua Panitia Fire and Rescue Challenge.
Acara dibuka oleh Kepala Teknik Tambang (KTT) BC, Gatot Budi Kuncahyo, dan perwakilan dari Kementerian ESDM Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara. Dalam lomba kali ini, panitia menitikberatkan penilaian pada upaya penyelamatan korban yang terjatuh kemudian terjebak dalam kobaran api. Seluruh peserta dituntut untuk tanggap dan cepat menjinakkan api sekaligus menyelamatkan korban.
TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG REDEB - Minggu (6/3/2011) seluruh perwakilan kontraktor PT Berau Coal (BC) di site Binungan, Lati, dan Samburakat mengikuti fire and rescue challenge yang digelar BC dalam rangka memperingati bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb.
Guna memperkenalkan pentingnya keselamatan kerja, BC memilih menggelar fire and rescue challenge. "Pentingnya kewaspadaan dalam menjalankan tugas di lapangan, menjadi tuntutan utama dalam menjalankan pekerjaan. Menekan angka kecelakaan kerja bukan saja diwajibkan pada tenaga kerja yang bertugas di lapangan, namun seluruh karyawan perusahaan wajib mengantisipasinya," jelas Yasmu Kurniady, Ketua Panitia Fire and Rescue Challenge.
Acara dibuka oleh Kepala Teknik Tambang (KTT) BC, Gatot Budi Kuncahyo, dan perwakilan dari Kementerian ESDM Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara. Dalam lomba kali ini, panitia menitikberatkan penilaian pada upaya penyelamatan korban yang terjatuh kemudian terjebak dalam kobaran api. Seluruh peserta dituntut untuk tanggap dan cepat menjinakkan api sekaligus menyelamatkan korban.
Editor: Anita K Wardhani
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Regional Terbaru
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan

