Roma Dipermak Palermo di Olimpico
Menjamu Palermo di Stadion Olimpico, AS Roma dipaksa takluk dengan skor 2-3, (16/4/2011).
Bertindak sebagai tuan rumah, Roma langsung menggebrak semenjak menit-menit awal. Dalam kurun 15 menit, gawang Parlemo nyaris dua kali kebobolan. Beruntung, kiper Salvatore Sirigu berhasil menggagalkan tembakan John Arne Riise dan Jeremy Menez.
Memasuki menit ke-20, gawang Sirigu akhirnya bergetar juga. pelanggaran Armin Bacinovic terhadap Menez di kotak terlarang membuat wasit Andrea Romeo tak segan menghadiahi penalti untuk Roma.
Kapten Francesco Totti yang dipercaya sebagai algojo mampu menjalankan tugasnya dengan sempurna. Inilah gol ke-204 Er Purpone sepanjang kariernya di Serie-A.
Usai ketinggalan satu gol, Palermo langsung coba lebih bermain terbuka. Serangan demi serangan coba dilancarkan skuad asuhan Delio Rossi. Tidak hadirnya Philippe Mexes dan Juan membuat lini belakang Roma sedikit melemah. Abel Hernandez hampir menyamakan kedudukan andai tendangan melengkungnya tidak melebar.
Babak pertama tersisa dua menit lagi, wasit kembali menunjuk titik putih. Namun, kali diberikan kepada kubu Palermo setelah Nicolas Burdisso dianggap mendorong Mauricio Pinilla. Hasilnya, Pinilla sendiri yang dipercaya sebagai eksekutor mampu menjalankan tugasnya dengan sempurna. Skor imbang 1-1 pun bertahan hingga jeda.
Pada paruh kedua, laga berjalan jauh lebih seru karena kedua kubu mulai berani tampil terbuka. Baik Roma maupun Palermo saling jual beli serangan yang berujung cukup banyaknya peluang=-peluang tercipta sejak awal babak kedua.
Akan tetapi, justru Palermo yang akhirnya mampu berbalik unggul saat laga sudah memasuki menit ke-84. Adalah Abel Hernandez yang mampu menaklukkan Doni usai menerima asssist matang dari Pinilla.
Gol itu membuat laga semakin sengit. Palermo tetap tak mengendurkan serangan, sementara Roma kian agresif. Saat laga memasuki satu menit masa injury time, Palermo mempertegas keunggulan melalui gol kedua Hernandez. Lagi-lagi Pinilla menjadi kreator gol yang membawa I Rosanero ini unggul 3-1.
Namun, hanya berselang satu menit, Roma mampu langsung memperkecil ketinggalan menjadii 2-3 melalui aksi dua pemain pengganti. Mirko Vucinic mampu meneruskan umpan Marco Borriello guna menaklukkan Sirigu.
Sayang, sisa waktu tak cukup membuat Roma mampu mencetak gol penyeimbang. Hingga wasit meniupkan peluit akhir, skor 2-3 untuk Palermo tetap bertahan.
Hasil ini membuat Roma tertahan di urutan 6 klasemen Serie-A dengan nilai 53. Sementara Palermo pun belum beranjak dari posisi 8 dengan koleksi 47 poin. (*)