TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel
Arifinto Tak Peduli Pimpinan DPR Ragukan Dia Mundur
Tribunnews.com - Jumat, 29 April 2011 12:44 WIB

TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Politisi Senayan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Arifinto
"Itu urusan pimpinan, pimpinan bukan atasan saya, dan saya tak punya kewajiban melaporkan ke pimpinan,"
Arifinto
Berita Terkait: DPR Tonton Video Porno
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi V DPR, Arifinto tidak peduli atas
pernyataan pimpinan DPR yang justru meragukan dirinya akan mundur
sebagai anggota dewan. Menurutnya, mereka bukan atasannya.
"Itu urusan pimpinan, pimpinan bukan atasan saya, dan saya tak punya kewajiban melaporkan ke pimpinan," ujar Arifinto saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Jumat (29/4/2011).
Arifinto juga melihat secara moralitas pimpinan DPR semestinya tidak berhak meragukan dirinya. Sebab, selama ini ia sudah melalui jalur yang benar sesuai Undang-undang terkait pengunduran diri dari DPR.
"Kalau itu tanya sama pimpinan, secara moralitas punya hak nggak ngomong seperti itu," tandasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, niat Arifinto yang ingin mundur sebagai anggota DPR karena tertangkap basah wartawan sedang membuka konten porno saat paripurna DPR, kembali dipertanyakan keseriusannya. Secara etika, niat itu, haruslah segera direalisasikan.
"Apalagi, kepada publik secara terbuka sudah mengatakan untuk mengundurkan diri. Memang tidak ada aturan main bahwa harus saat itu juga. Tetapi, kan ini menyangkut etika dan seyogyanya memang saudara Arifinto segera memasukkan surat pengunduran diri supaya pimpinan dewan bisa memproses lebih lanjut," kata Wakil Ketua DPR, Pramono Anung kepada wartawan di DPR, Rabu (20/04/2011).
"Itu urusan pimpinan, pimpinan bukan atasan saya, dan saya tak punya kewajiban melaporkan ke pimpinan," ujar Arifinto saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Jumat (29/4/2011).
Arifinto juga melihat secara moralitas pimpinan DPR semestinya tidak berhak meragukan dirinya. Sebab, selama ini ia sudah melalui jalur yang benar sesuai Undang-undang terkait pengunduran diri dari DPR.
"Kalau itu tanya sama pimpinan, secara moralitas punya hak nggak ngomong seperti itu," tandasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, niat Arifinto yang ingin mundur sebagai anggota DPR karena tertangkap basah wartawan sedang membuka konten porno saat paripurna DPR, kembali dipertanyakan keseriusannya. Secara etika, niat itu, haruslah segera direalisasikan.
"Apalagi, kepada publik secara terbuka sudah mengatakan untuk mengundurkan diri. Memang tidak ada aturan main bahwa harus saat itu juga. Tetapi, kan ini menyangkut etika dan seyogyanya memang saudara Arifinto segera memasukkan surat pengunduran diri supaya pimpinan dewan bisa memproses lebih lanjut," kata Wakil Ketua DPR, Pramono Anung kepada wartawan di DPR, Rabu (20/04/2011).
Penulis: Willy Widianto | Editor: Johnson Simanjuntak
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan

