Senin, 1 September 2025

Tim Diskes Kaltim Datangi Dua Orang Suspect Flu Burung

Tim provinsi ini akan didamping petugas lapangan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kukar

Editor: Harismanto
TRIBUNNEWS.COM, TENGGARONG - Hari ini, Jumat (29/4/2011), tim Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Kaltim yang diketuai dr Archilia S Dahlan, Kasi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) akan mendatangi dua orang warga Desa Makarti, Kecamatan Marangkayu, Kukar, yang dinyatakan suspect flu burung.

Tim provinsi ini akan didamping petugas lapangan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kukar. "Tim akan membawa obat, perangkat pemeriksaan kesehatan dan fasilitas penyuluhan," kata Eka Soni, Ketua Tim Investigasi Dampak Flu Burung dari Kementerian Kesehatan, Jumat (29/4/2011).

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 20 ribu ekor ayam mati mendadak dan dinyatakan positif flu burung setelah dilakukan rapid test (tes cepat) terhadap sejumlah sampel ayam di Desa Makarti, Marangkayu. Meluasnya flu burung yang menyerang unggas di kawasan tersebut berdampak buruk terhadap kesehatan warga.

Dari 34 orang warga yang diperiksa tim investigasi Kementerian Kesehatan, 7 orang mengalami demam ringan dan seorang demam tinggi. Dua orang diantaranya dinyatakan suspek flu burung.

Soni meminta peran aktif kepala desa dalam menyosialisasikan flu burung terhadap warga sekitar. "Kalau memang warga tidak punya waktu karena pagi hingga sore bekerja menyadap karet, kades bisa berinisiatif melakukan sosialisasi pada malam hari, misalnya diselingi dalam tiap acara pengajian warga," tutur Soni.

Dia mengimbau warga tak perlu ketakutan akan tertular flu burung. Maka itu, dia menegaskan kembali betapa penting upaya sosialisasi mengenai pemahaman terhadap flu burung dan langkah-langkah penanggulangannya.

"Warga diminta segera melapor ke pihak rumah sakit atau puskesmas terdekat, apabila ditemukan orang dengan gejala suspek flu burung, seperti demam yang tinggi. Ini sebagai upaya mengurangi penularan kepada orang lain," ujarnya.

Dalam kasus yang menimpa dua orang warga suspect flu burung di Desa Makarti, warga sekitar justru mengucilkannya karena takut tertular. Padahal, kata Soni, solusi terbaik membawa dua orang tersebut ke rumah sakit agar segera mendapatkan perawatan medis sehingga tidak membawa dampak buruk terhadap kesehatan penderita juga masyarakat di sekitarnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan