TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel
PT DGI Mundur Proyek Gedung Baru DPR Jalan Terus
Tribunnews.com - Senin, 2 Mei 2011 12:28 WIB

TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Aktivis Indonesian Coruption Watch (ICW) berunjuk rasa di halaman Gedung DPR/MPR-RI, Kamis (7/4/2011), menolak pembangunan gedung baru DPR. Menurut ICW gedung baru senilai 1,2 trilyun Rupiah tersebut hanya merupakan pemborosan, dan dana tersebut lebih baik digunakan bagi kepentingan rakyat.
Berita Terkait: Gedung Baru DPR
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meski salah satu perusahaan yakni PT Duta Graha Indah menyatakan mengundurkan diri karena disebut-sebut terlibat kasus suap Sesmenpora tidak membuat proyek pembangunan gedung baru DPR kemudian menjadi berhenti. Badan Urusan Rumah Tangga(BURT) DPR menyatakan mega proyek tersebut tetap dilanjutkan.
"PT tersebut sudah sukarela mundur dan saya berharap ini sudah clear dan sisa 4 ini bisa dipercaya untuk melakukan pekerjaan lebih baik," ujar Anggota BURT, Arwani Thomafi di gedung DPR, Jakarta, Senin(2/5/2011).
Menurut Arwani, BURT sendiri akan menggelar rapat membahas soal kelanjutan tersebut untuk melakukan evaluasi kembali.
"Kita akan lihat itu karena BURT itu domainnya kan melakukan pengawasan. Masa sidang kita akan bertemu sekjen dan kementerian PU. Apakah betul ada tahapan dan sisi yang harus dievaluasi," jelasnya.
Perubahan desain gedung baru DPR, lanjut Politisi PPP tersebut juga masih dimungkinkan untuk dilakukan.
"Aturan mainnya minimal 3. Kalau masih tiga masih jalan terus. Semuanya kan mungkin, poliitk anggaran kan semuanya mungkin. Kita sudah meminta efisiensi. Ini kan urusan teknis," tandasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, PT Duta Graha Indah mundur dari proyek pembangunan gedung baru DPR. Hal itu dilakukan lantaran disebut-sebut terlibat dalam kasus suap Sesmenpora.
Penulis: Willy Widianto | Editor: Gusti Sawabi
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan

