Selasa, 22 Mei 2012
Tribunnews.com

Gerindra dan PAN Tetap Menolak Gedung Baru DPR

Tribunnews.com - Senin, 9 Mei 2011 16:02 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Gerindra dan PAN Tetap Menolak Gedung Baru DPR
Rancangan gedung baru DPR 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua Fraksi di DPR, masing-masing Fraksi Partai Amanat Nasional dan Gerinda secara tegas tetap menolak rencana pembangunan gedung Baru DPR. Dua fraksi ini, dengan argumentasi berbeda tetap menyatakan meski harganya diturunkan pembangunan gedung DPR yang baru tak diinginkan oleh rakyat.

"Kami tetap pada posisi menolak. Tak ada urgensinya bagi rakyat. Meski harga pembangunan gedung itu diturunkan, kami tetap tidak setuju," kata Ketua DPP Partai Gerindra Bidang Humas Dan Media Massa, Asrian Mirza kepada Tribun, Senin (09/05/2011).

Ditegaskan, alangkah lebih baik dana sebesar Rp 800 milyar itu diperuntukkan bagi rakyat yang membutuhkan. Turunnya dana pembangunan gedung baru DPR ini, kata Asrian, hanyalah akal-akalan saja.

"Kalau memang bisa ditekan biayanya, kenapa tidak dari dulu. Kenapa baru sekarang biayanya diturunkan. Jelas, ini ada akal-akalan dengan maksud proyek pembangunan gedung baru tetap dijalankan. Bagi kami, para wakil rakyat memanfaatkan fasilitas gedung DPR yang ada saja, daripada harus dipaksakan," tandas Asrian.

Pernyataan sama disampaikan oleh anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) Teguh Juwarno. Saat melakukan interupsi pada rapat paripurna perdana DPR, fraksinya membantah bila penolakan ini bagian dari cara untuk mencari simpati rakyat.

"Jangan kemudian rencana pembangunan gedung DPR yang harganya diturunkan kemudian menjadi pembenaran. Sejak awal kami menolak karena rakyat memang tak setuju atas rencana itu," tegas Teguh.

"Saya sudah bertanya langsung ke konsituen, bertanya kepada rakyat. Dari situ jelas, rakyat nyata-nyata menolak pembangunan gedung baru DPR," katanya lagi.

Sebelumnya diberitakan, anggaran pembangunan gedung baru DPR yang semula mencapai Rp 1,13 triliun turun secara signifikan menjadi Rp 800 milyar.

Penulis: Rachmat Hidayat  |  Editor: Johnson Simanjuntak
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup