TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel
PDIP Tetap Tolak Pembangunan Gedung Baru DPR Meski Biaya Turun
Tribunnews.com - Selasa, 10 Mei 2011 10:55 WIB

Rancangan gedung baru DPR
Berita Terkait: Gedung Baru DPR
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo menegaskan pihaknya tetap menolak pembangunan gedung baru DPR meski biaya yang dihabiskan turun dari sebelumnya.
Menurut Tjahjo ia bersama teman-teman di fraksi masih akan mempelajari rekomendasi Kementerian Pekerjaan Umum terkait rencana pembangunan gedung baru DPR.
"Lagi akan kita bahas dulu, akan kita baca pelajari rekomendasi Kementerian PU," ujar Tjahjo di gedung DPR, Jakarta, Selasa(10/5/2011).
Tidak hanya itu, FPDIP lanjut Tjahjo akan tetap meminta DPR melakukan pengkajian ulang. Apakah harga gedung baru yang dipangkas menjadi Rp 777 miliar sudah pas, Tjahjo menegaskan pihaknya masih mencari data dari Kementerian PU.
Seperti diketahui sebelumnya, hasil evaluasi Kementerian PU atas rencana pembangunan gedung baru memutuskan gedung yang semula berdesign huruf "N" menjadi 26 lantai. Padahal semula 36 lantai. Biayanya pun turun dari Rp1.162 triliun menjadi Rp 777 miliar.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo menegaskan pihaknya tetap menolak pembangunan gedung baru DPR meski biaya yang dihabiskan turun dari sebelumnya.
Menurut Tjahjo ia bersama teman-teman di fraksi masih akan mempelajari rekomendasi Kementerian Pekerjaan Umum terkait rencana pembangunan gedung baru DPR.
"Lagi akan kita bahas dulu, akan kita baca pelajari rekomendasi Kementerian PU," ujar Tjahjo di gedung DPR, Jakarta, Selasa(10/5/2011).
Tidak hanya itu, FPDIP lanjut Tjahjo akan tetap meminta DPR melakukan pengkajian ulang. Apakah harga gedung baru yang dipangkas menjadi Rp 777 miliar sudah pas, Tjahjo menegaskan pihaknya masih mencari data dari Kementerian PU.
Seperti diketahui sebelumnya, hasil evaluasi Kementerian PU atas rencana pembangunan gedung baru memutuskan gedung yang semula berdesign huruf "N" menjadi 26 lantai. Padahal semula 36 lantai. Biayanya pun turun dari Rp1.162 triliun menjadi Rp 777 miliar.
Penulis: Willy Widianto | Editor: Prawira Maulana
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Nasional Terbaru
TRIBUNnews.com Network
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan

