Pilih Kulit Cantik atau Sehat?
Sebenarnya cantik itu adalah kulit yang sehat dan segar dan bukan dilihat dari warna kulit. Jadi tinggal pilih, ingin cantik atau ingin sehat?
Laporan Wartawan Banjarmasin Post, Salmah
TRIBUNNEWS.COM - Kulit kusam dan dan hiperpigmentasi menjadi masalah umum yang dihadapi perempuan terutama perempuan yang tinggal di negara tropis seperti halnya Indonesia. Kulit yang berfungsi melindungi tubuh, justru menjadi sasaran utama dari paparan sinar ultraviolet dan polusi.
Stress dan gaya hidup yang tidak sehat juga menjadi beberapa faktor yang dapat menyebabkan gangguan hiperpigmentasi. Sebab itu, perawatan dan menjaga kesehatan kulit wajah adalah hal penting yang harus diperhatikan agar terhindar dari masalah kulit kusam sampai hiperpigmentasi.
Hiperpigmentasi adalah perubahan warna pada kulit hingga kulit tampak lebih gelap. Gangguan pigmentasi ini merupakan masalah yang cukup besar di negara-negara Asia. Banyak faktor yang memicu hiperpigmentasi, antara lain age sport (lentigenes), freckles (ephelides) dan melasme disebabkan oleh proses penuaan dan sinar matahari. Faktor hormonoral dan obat-obatan yang dikonsumsi oleh pasien, seperti hormone estrogen dan progesterone.
Dr Hendarto Ganda, Sp.KK, dokter spesialis kulit dari Perdoski (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia), mengatakan, sebenarnya cantik itu adalah kulit yang sehat dan segar dan bukan dilihat dari warna kulit.
"Sebagian besar orang terutama wanita salah dalam memahami arti kesehatan kulit, mereka lebih memerhatikan penampilan berdasarkan warna kulit sehingga orang senang kulit putih karena beranggapan lebih cantik," ujar Ganda pada Seminar Dan Talk Show Derma Bright dengan tema Brightening You Day di Ulin Wood Ballrrom-Hotel Royal Jelita Banjarmasin, Sabtu (9/7/2011).