Jumat, 12 Juni 2026

Duh, Puasa Kok Tambah Gemuk Sih

Sebagian orang juga merasa, ketika berpuasa justru beratnya bertambah. Mengapa ini bisa terjadi?

Tayang:

TRIBUNNEWS.COM - Berpuasa yang "benar" kita tidak hanya mendapatkan pahala tapi juga "bonus" berat tubuh yang ideal. Namun sebagian orang juga merasa, ketika berpuasa justru beratnya bertambah.

Dokter Phaidon L Toruan memberikan tip makanan yang baik agar bisa berpuasa dengan benar. Saat sahur yang paling penting air, vitamin dan elektrolit. Artinya minum air putih dan buah-buahan, atau jus buah tanpa gula. Air kelapa juga boleh.

"Caranya minum air kelapa dulu, dan karena sifat elektrolit di air kelapa, maka kita akan masih merasa haus, sehingga harus dilanjutkan dengan minum air putih. Ketika tidur tubuh kita kehilangan berat 1-2 kilo dan itu adalah air. Jadi memulai puasa dengan restorasi cairan adalah langkah yang baik," katanya.

Saat sahur juga diusahakan dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah, ubi, spaghetti, bubur kacang hijau dengan gula aren. Bahan-bahan tersebut merupakan karbohidrat yang 'tahan lama' dalam membuat gula darah stabil, sehingga mood menjadi relatif lebih baik.

Tambahkan juga lemak sehat. Lemak atau minyak yang tidak digoreng, seperti olive oil, coconut oil, flaxseed oil. Misalnya dalam bentuk sambal. Lemak membuat pergerakan makanan di perut menjadi lambat, sehingga lebih tahan lapar lebih lama.

Akan tetapi kalau yang masuk minyak gorengan, baik dari fast food yang dibeli semalam sebelumnya atau menggoreng telur pagi hari, maka kita memasukan radikal bebas ke dalam tubuh kita. Seperti diketahui radikal bebaslah yang membuat tubuh kita rentan terhadap penyakit misalnya kanker.

Sementara saat berbuka puasa, dr Phaidon menyarankan untuk menghindari gula pasir dan makanan yang manis. "Hindari gula pasir karena akan menyebabkan efek yoyo atau kegemukan di akhir puasa,dan tentunya juga memberi dampak kesehatan yang kurang baik karena konsumsi gula terlalu banyak," kata dr Phaidon.

Ia menyarankan seperti juga saat sahur, lebih banyak air putih. Kalaupun mau minum manis alami tanpa gula pasir. Seperti air kelapa, jus buah melon atau semangka yang tentu saja tanpa gula.

Karbohidrat kompleks akan lebih baik plus makanan yang tidak digoreng. "Nasi putih dan makanan gorengan akan membuat ngantuk saat tarawih. Gorengan mengikat oksigen darah sampai 20 persen," katanya lagi.

Sayangnya banyak masyarakat dengan alasan bisa cepat memulihkan lemas dan menambah kesegaran saat berbuka lebih banyak makan manis atau gorengan. Makan buah tapi berupa sop buah dengan campuran sirop dan susu kental manis yang kaya kalori.

Gorengan plus mie goreng dengan sambal kacang yang lagi-lagi bukannya mengurangi makan tapi menambah kalori yang disantap. Tidak heran, walaupun puasa namun berat badan tetap tapi sering bertambah, karena kalori yang masukpun bertambah saat berbuka atau sahur.

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved