Rabu, 23 Mei 2012
Tribunnews.com

Ribuan Warga Sanggau Harapkan Elpiji 3 Kg

Tribunnews.com - Sabtu, 24 September 2011 17:34 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Ribuan Warga Sanggau Harapkan Elpiji 3 Kg
/Tribun Manado/Rizky Adriansyah
Pjs Sales Manager Elpiji dan Gas Product Regional VI, Tiara Thesaufi memperlihatkan semburan gas dari tabung LPG 3 kilogram saat Sosialisasi Konversi Minyak Tanah ke Gas LPG 3kg di Ruang Serba Guna Pemko Manado, Rabu (18/5/2011). Sebanyak 82.412 Kepala Keluarga di Kota Manado akan menerima paket konversi berupa tabung, selang, dan kompor gas secara gratis. (Tribun Manado/Rizky Adriansyah) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Slamet Bowo Santoso
                                                         
TRIBUNNEWS.COM, SANGGAU - Proses konversi minyak tanah pemerintah ke elpiji jenis 3 Kg ternyata masih setengah hati bagi masyarakat Kabupaten Sanggau dan sekitarnya. Pasalnya memasuki akhir tahun 2011 masih banyak sekali warga di wilayah ini yang belum mendapatkan jatah elpiji 3 Kg tersebut.

Seperti yang dikeluhkan Lurah Beringin Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau M Rizal Ismail, kepada Tribun, Sabtu (24/9) dirinya menyayangkan masih banyaknya warganya yang belum menerima elpiji 3 Kg tersebut. Padahal minyak tanah subsidi akan segera ditarik dari peredaran mulai pekan depan di wilayah ini.

"Banyak masyarakat yang mengeluhkan kepada saya karena belum mendapat jatah elpiji 3 Kg ini, sementara informasi yang kita dapatkan minyak tanah subsidi akan ditarik perlahan-lahan mulai minggu depan. Artinya pemerintah akan memberatkan masyarakatnya sendiri dengan program konversi tersebut," tandasnya kepada Tribun.

Lurah Rizal berharap kepada bupati Sanggau sebagai pengambil kebijakan untuk meminta pihak Pertamina khususnya distributor elpiji 3 Kg untuk segera menutupi kekurangan yang belum terealisasi. Agar program elpiji 3 Kg tidak terkesan berpihak kepada masyarakat tertentu, padahal konversi tersebut milik seluruh masyarakat.

"Kasihan  masyarakat termasuk yang ada disekitar Kota Sanggau jika sampai penarikan minyak tanah bersubsidi mereka belum mendapatkan jatah elpiji 3 Kg tersebut. Karena saat ini saja harga minyak tanah di pasaran sudah mulai melambung tinggi, makanya kita minta pemkab mendesak pertamina segera menyalurkan yang menjadi hak mereka," tandasnya.                   

Sesuai dengan prosedur yang ada, mestinya sekitar 90 ribu keluarga di Kabupaten Sanggau yang berhak mendapatkan jatah elpiji jenis 3 Kg. Secara keseluruhan sudah mendapatkan jatah elpiji tersebut paling lambat bulan April 2011 yang lalu, karena pihak penyalur  elpiji 3 Kg diberi waktu tiga bulan untuk meneyelesaikan penyaluranya.                


Editor: Anita K Wardhani  |  Sumber: Tribun Pontianak
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup