Rabu, 23 Mei 2012
Tribunnews.com

Obama Berseteru dengan Judicial Watch di Pengadilan

Tribunnews.com - Rabu, 28 September 2011 18:35 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Obama Berseteru dengan Judicial Watch di Pengadilan
IST
Barack Obama menggunakan BlackBerry dan laptop Mac dari Apple

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah AS meminta kepada pengadilan agar mementahkan tuntutan lembaga Judicial Watch, sebuah lembaga watchdog konservatif, yang menginginkan video dan foto-foto penyerbuan ke mansion Osama bin Laden di Pakistan dirilis untuk publik.

Dilansir AP, Rabu (28/9/2011), pemerintahan Presiden Barack Obama menyatakan jika merilis foto-foto dan video itu ke publik akan mengancam keamanan nasional dan kepentingan AS dan warganya.

Judicial Watch meminta foto dan video itu dirilis ke publik berdasarkan undang-undang kebebasan informasi, Freedom of Information Act, dan berdasarkan informasi dari Departemen Kehakiman AS sedikitnya ada 52 foto dan video yang disimpan CIA.

Departemen Kehakiman AS juga menambahkan bahwa seluruh data-data itu dikategorikan sangat rahasia dan secara teknik digunakan oleh militer dan CIA. Departemen Kehakiman AS meminta hakim menolak tuntutan Judicial Watch karena data itu sungguh rahasia.

Presiden Judicial Watch, Tom Fitton, menyalahkan pemerintah Obama yang menggunakan keputusan politis untuk menyimpan gambar dan video Osama.

"Kita tak seharusnya menginjak-injak hukum transparansi hanya karena berpikir itu akan membuat para teroris tersinggung," katanya sembari menambahkan jika warga AS harus tahu mengenai hal itu.


Penulis: Widiyabuana Andarias  |  
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup