Anak Yatim Baitul Amin Punya Rumah Baru
76 anak yatim yang tergabung di Yayasan Yatim Piatu Baitul Amin Desa Kedanyang, Kecamatan Gresik, Jawa Timur, punya rumah baru.
Laporan Wartawan Kompas, Adi Sucipto
TRIBUNNEWS.COM,GRESIK - Sebanyak 76 anak yatim yang tergabung di Yayasan Yatim Piatu Baitul Amin Desa Kedanyang, Kecamatan Gresik, Jawa Timur, punya rumah baru. Rumah peduli anak yatim itu diresmikan Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim, Minggu (9/10/2011).
Ketua Pengurus Yayasan Yatim Piatu Baitul Amin Khusnul Fuad menjelaskan, selama setahun pengurus berhasil menghimpun dana Rp 179 juta dari 7.500 warga Kedanyang. Selain menyantuni 76 anak yatim, yayasan juga bisa membeli rumah ukuran 94 meter persegi senilai Rp 92 juta untuk kegiatan peduli anak yatim.
Awalnya, kepengurusan yatim menjadi satu dengan Masjid Baitul Amin. Itu pun berawal dari keprihatinan takmir dengan kondisi anak yang belajar di Taman Pendidikan Al Quran. Setelah satu dua disantuni, muncul anak anak yatim lain karena orang tuanya meninggal. Takmir mengetuk warga untuk menjadi donatur dan jumlah anak yatim yang ditanggung semakin banyak hingga 76 orang.
"Kini bukan hanya dari Desa Kedanyang, tetapi juga desa sekitarnya seperti Prambangan, Sekarkurung, dan Kembangan," kata Khusnul.
Adanya rumah peduli yatim itu diharapkan bisa lebih optimal memberdayakan mereka, khususnya dalam keberlanjutan pendidikannya. Selama ini pengurus fokus membiayai pendidikan 76 anak yatim itu sesuai jenjang pendidikan. Tingkat TK/SD Rp 50.000, SMP Rp 75.000 dan SMA Rp 100.000.
Tahun ajaran baru 2011/2012 juga ada santunan daftar ulang tingkat SD Rp 500.000, SMP sebesar Rp 750.000, dan tingkat SMA sebanyak Rp 1 juta. "Saat Lebaran ada uang saku juga," kata Khusnul.
Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim menyatakan, pengurus membantu program Pemkab Gresik sehingga santunan berjalan baik. Pemkab Gresik menganggarkan dana yatim melalui APBD. "Kami berharap yayasan lain bisa meniru pola santunan yatim piatu di Kedanyang," tuturnya.